mahkota555

Matangkan Program Binadik 2026, Lapas Narkotika Bandar Lampung Gelar Rapat Persiapan Terpadu

Matangkan Program Binadik 2026, Lapas Narkotika Bandar Lampung Gelar Rapat Persiapan Terpadu

Bandar Lampung, majalahglobal.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung menggelar Rapat Persiapan Program Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Tahun 2026 sebagai langkah awal menyusun perencanaan pembinaan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (6/1/2026) di lingkungan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Sub Seksi Registrasi dan diikuti oleh jajaran terkait, serta peserta magang dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Universitas Islam Negeri (UIN). Dalam arahannya, pimpinan rapat menekankan pentingnya sinergi lintas fungsi, kedisiplinan, serta pemahaman tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak agar Program Binadik 2026 dapat berjalan optimal dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kehadiran peserta magang dan PKL diharapkan mampu memberikan kontribusi ide, inovasi, serta dukungan teknis dalam pelaksanaan pembinaan, sehingga program yang dirancang tidak hanya administratif, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembinaan warga binaan.

Sementara itu Kalapas menyampaikan,Rapat ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung untuk memperkuat pembinaan yang humanis, berorientasi pemulihan, dan mendorong reintegrasi sosial, sekaligus memperluas kolaborasi dengan institusi pendidikan sebagai mitra strategis.

“Program Binadik merupakan jantung pembinaan di Lapas. Karena itu, perencanaannya harus matang, terukur, dan berkelanjutan. Melalui rapat persiapan ini, kami ingin memastikan seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama, bekerja secara sinergis, serta terbuka terhadap inovasi. Kami juga menyambut baik keterlibatan peserta magang dan PKL sebagai bagian dari kolaborasi dengan dunia pendidikan untuk menghadirkan pembinaan yang lebih humanis dan berdampak nyata bagi proses pemulihan serta reintegrasi sosial warga binaan.”ujar Jumadi.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *