Siaga Nataru di Tengah Hujan, Kalapas Kelas IIA Kalianda Pimpin Langsung Penggeledahan Blok Hunian
Kalianda/ Lampung Selatan, majalahglobal.com – Di tengah hujan malam yang mengguyur wilayah Kalianda, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda tetap menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama masa Siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepala Lapas Kalianda, Beni Nurrahman, turun langsung memimpin kegiatan penggeledahan blok hunian pada Selasa malam (30/12/2025).
Kegiatan penggeledahan dilaksanakan secara insidentil sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Pengamanan melibatkan personel Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), petugas Kamtib, Regu Pengamanan, serta didukung oleh para taruna yang tengah melaksanakan tugas di Lapas Kalianda.
Sasaran penggeledahan meliputi blok hunian A, B, dan C yang dipilih secara acak. Meski dilakukan pada malam hari dan dalam kondisi cuaca hujan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa mengganggu aktivitas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Seluruh proses penggeledahan dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis, serta tetap menjunjung tinggi hak dan martabat warga binaan. Petugas menyampaikan maksud kegiatan secara persuasif sehingga warga binaan bersikap kooperatif selama proses berlangsung.
Hasil penggeledahan tidak menemukan adanya barang terlarang maupun gangguan menonjol. Situasi keamanan Lapas Kalianda terpantau aman dan terkendali hingga kegiatan berakhir.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kalianda menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan profesionalisme petugas, khususnya dalam momentum Siaga Nataru, guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berorientasi pada pembinaan.
Beni Nurrahman, Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, menegaskan bahwa penggeledahan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dalam menjaga stabilitas keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Penggeledahan ini kami laksanakan sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi Lapas tetap aman dan kondusif selama masa Siaga Nataru. Kami ingin memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan, namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif, serta menghormati hak dan martabat warga binaan,” tegas Beni Nurrahman.
Oleh: Andi Raya










