Wujud Pengabdian Sosial, Lapas Narkotika Bandar Lampung Libatkan Warga Binaan Perbaiki Jalan Desa Way Huwi
Bandar Lampung, majalahglobal.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung kembali menunjukkan peran aktifnya dalam pengabdian kepada masyarakat. Puluhan warga binaan bersama petugas lapas turun langsung membantu masyarakat memperbaiki jalan rusak di Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, melalui pengecoran beton, Selasa (23/12/2025).
Kegiatan tersebut melibatkan 20 orang warga binaan yang telah melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Balai Pemasyarakatan serta memperoleh persetujuan resmi dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung. Pelibatan warga binaan dilakukan secara selektif sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian dan reintegrasi sosial.
Perbaikan jalan dilaksanakan karena kondisi akses utama desa yang mengalami kerusakan cukup parah dan mengganggu aktivitas serta mobilitas warga. Dengan adanya pengecoran jalan, diharapkan akses transportasi masyarakat menjadi lebih aman, lancar, dan menunjang kegiatan ekonomi warga setempat.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh warga binaan mendapat pengawalan dan pengawasan ketat dari petugas Lapas Narkotika Bandar Lampung. Hal ini dilakukan guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan prosedur pemasyarakatan.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Jumadi, memimpin langsung kegiatan tersebut sekaligus meninjau proses pengerjaan di lapangan.
Kalapas Narkotika Bandar Lampung, Jumadi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata fungsi pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan dan kebermanfaatan sosial.
“Kegiatan ini bukan sekadar membantu memperbaiki fasilitas umum, tetapi menjadi sarana pembinaan karakter bagi warga binaan agar memiliki rasa tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian sosial. Kami ingin mereka siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bermanfaat,” tegas Jumadi.
Ia menambahkan, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan sosial merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap sistem pemasyarakatan yang humanis dan produktif.
Sementara itu, salah satu warga Desa Way Huwi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Lapas Narkotika Bandar Lampung.
“Kami sangat terbantu dengan perbaikan jalan ini. Kondisinya sebelumnya rusak dan menyulitkan warga. Kehadiran pihak lapas bersama warga binaan menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat, dan ini sangat kami hargai,” ujar warga setempat.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung berharap dapat terus memperkuat sinergi positif dengan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa proses pembinaan warga binaan tidak hanya berlangsung di dalam tembok lapas, tetapi juga memberi dampak langsung bagi lingkungan sekitar.
Oleh: Andi Raya










