Tegaskan Keseimbangan Hak dan Kewajiban, Karutan Kelas I Bandar Lampung Perkuat Disiplin Warga Binaan
Bandar Lampung, majalahglobal.com — Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santoso, menegaskan pentingnya keseimbangan antara pemenuhan hak dan pelaksanaan kewajiban bagi seluruh warga binaan sebagai fondasi utama keberhasilan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Penegasan tersebut disampaikan Karutan saat memberikan pengarahan kepada warga binaan di Lapangan Rutan Kelas I Bandar Lampung, Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Rizqi Putra Sandika, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Arthayasa Pratama, serta jajaran pejabat struktural lainnya.
Dalam arahannya, Tri Wahyu Santoso menyampaikan bahwa hak-hak warga binaan telah dijamin oleh peraturan perundang-undangan, namun pemenuhannya harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap tata tertib serta partisipasi aktif dalam program pembinaan.
Ia menekankan bahwa disiplin, ketertiban, dan sikap kooperatif menjadi kunci terciptanya suasana rutan yang aman dan kondusif. Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya bergantung pada peran petugas, tetapi juga pada kesadaran dan tanggung jawab warga binaan itu sendiri.
Selain itu, Karutan mengajak seluruh warga binaan untuk menjaga keamanan dan ketertiban secara bersama-sama serta membangun komunikasi yang sehat dengan petugas. Lingkungan rutan yang kondusif, kata dia, merupakan prasyarat penting bagi terlaksananya pembinaan yang humanis dan berorientasi pada perubahan perilaku.
Melalui pengarahan ini, Rutan Kelas I Bandar Lampung berharap dapat meningkatkan pemahaman warga binaan terhadap hak dan kewajiban, menumbuhkan kesadaran hukum, serta memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang tertib, aman, dan berintegritas.
“Hak warga binaan dijamin negara, namun akan berjalan optimal apabila kewajiban dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kepatuhan terhadap aturan, disiplin, dan partisipasi aktif dalam pembinaan adalah kunci terciptanya rutan yang aman, tertib, dan manusiawi.” Tegas
Tri Wahyu Santoso, Karutan Kelas I Bandar Lampung.
Oleh: Andi Raya










