mahkota555

Dauroh Keluarga, Ustaz Basalamah: Semua Masalah itu Bermula dari Kurangnya Ilmu

Dauroh Keluarga, Ustaz Basalamah: Semua Masalah itu Bermula dari Kurangnya Ilmu
Ustaz Syafiq Riza Basamalah saat menyampaikan ceramahnya
Majalahglobal.com, Surabaya – Keluarga Islami menggelar dauroh keluarga dengan mengangkat tema selamanya berumah tangga, Minggu (14/12/2025) di Palm Park Hotel Surabaya.

 

Ustaz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A. menerangkan, ketika seorang perempuan minta cerai itu artinya perhatikan aku dan pedulikan aku. Kepemimpinan seorang laki-laki dipertaruhkan saat itu.

 

“Laki-laki itu lebih mulia daripada perempuan dikarenakan laki-laki memberikan nafkah,” ungkapnya.

 

Diterangkannya, masalah ekonomi dominan menjadi penyebab perceraian. Jadi ada ketimpangan antara kebutuhan dan kemampuan.

 

“Anaknya orang kaya dengan anaknya orang miskin biayanya berbeda. Yang cantik sama yang kurang cantik juga beda biayanya,” ucapnya.

 

Ditambahkannya, ketika menikah perkirakan dulu, apakah mampu menikah dengan orang kaya. Di tengah pernikahan pasti bakal ada tuntutan yang memang menjadi hak dan kewajiban untuk istri.

 

“Saat ini gaya hidup suami istri itu tidak sesuai standar hidupnya. Ekspektasinya berlebihan dan punya budaya konsumtif. Sekarang orang melihat barang cukup melalui hp. Kuncinya, jangan masuk pasar ketika tidak ada kebutuhan dan kemampuan,” terangnya.

 

Masih kata Ustaz Syafiq, jangan sampai terjebak pinjol yang ada di marketplace dan diberi nama paylater. Beli sekarang bayar nanti dan berbunga-bunga pinjamannya.

 

“Jangan sampai membandingkan rezeki orang lain dengan dirimu sendiri. Boleh jadi rezekimu sempit karena kurang bersyukur dan ingkar dengan nikmat Allah. Sebagian orang mengukur kekayaan dengan materi. Hutang pinjol itu menjadi penyebab sempitnya rezeki,” paparnya.

 

Ia berpesan, tetaplah saling mencintai ketika ada cobaan ekonomi. Semua masalah itu bermula dari kurangnya ilmu. Ini masalah nasional. Bahkan menteri agama menilai ilmu pernikahan itu penting.

 

“Harusnya pemerintah dan orang tua mengajarkan bagaimana menjadi suami, istri, dan anak. Bagaimana cara berkomunikasi itu juga sangat penting. Suami itu nggak faham kode-kode. Maka yang harus dilakukan bicara saja terus terang,” pesannya.

 

Belajarlah mengalami konflik. Luruskan niat. Saling menenangkan, Qonaah, ridho dengan yang Allah berikan.

 

“Masalah ekonomi sudah ada dari dulu namun dulu jarang yang bercerai. Jadi sebenarnya masalahnya itu ada di ketaqwaan,” tuturnya. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *