Terus Berupaya Cegah Gangguan Kamtib, Kalapas Kotaagung dan Ka.KPLP Jemput Bola Dengarkan Aspirasi Warga Binaan
KOTAAGUNG, majalahglobal.com – Dalam upaya terus menjaga dan mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di dalam Lembaga Pemasyarakatan, Kepala Lapas Kelas IIB Kotaagung, Andi Gunawan, bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Rubyanto dan jajaran, turun langsung ke blok hunian bawah Lapas Kotaagung untuk mendengarkan keluhan, masukan, dan aspirasi Warga Binaan, Sabtu (29/11/2025).
Kegiatan yang dikemas dengan metode “Duduk Bareng Bersama” ini berlangsung dalam suasana hangat dan komunikatif. Para Warga Binaan tampak antusias menyampaikan berbagai hal terkait pelayanan, pembinaan, hingga situasi keseharian di dalam blok hunian. Agenda serupa diketahui rutin dilaksanakan dua kali dalam seminggu oleh jajaran KPLP sebagai bentuk konsistensi layanan yang humanis dan responsif.
Ka. KPLP Lapas Kotaagung, Rubyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata jajaran pengamanan dalam memperkuat komunikasi dua arah antara petugas dan Warga Binaan. Menurutnya, pencegahan gangguan kamtib bukan hanya soal penindakan, tetapi juga bagaimana petugas mau mendengar dengan sungguh-sungguh.
“Duduk bersama ini adalah upaya persuasif untuk mendengarkan keluhan dan masukan dari Warga Binaan agar pelayanan dapat terus ditingkatkan dan situasi keamanan serta ketertiban tetap terjaga. Melalui metode ini saya berharap terjalin komunikasi dua arah antara petugas dan Warga Binaan,” ujar Rubyanto.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pola jemput bola seperti ini menjadi cara efektif untuk mengetahui persoalan di lapangan secara langsung, sehingga potensi masalah dapat dicegah sejak dini.
Kalapas Kotaagung, Andi Gunawan, turut memberikan apresiasi atas inisiatif dan konsistensi jajaran KPLP dalam menjaga kondusifitas Lapas. Ia menilai kegiatan “Duduk Bareng Bersama” bukan hanya sarana menampung keluhan, tetapi juga wadah memperkuat kepercayaan dan rasa saling menghargai antara petugas dan Warga Binaan.
“Duduk bersama ini adalah upaya persuasif untuk mendengarkan keluhan dan masukan dari Warga Binaan agar pelayanan dapat ditingkatkan dan situasi keamanan dan ketertiban dapat terjaga. Melalui metode ini saya berharap terbangun komunikasi dua arah antara petugas dan Warga Binaan, sehingga seluruh kegiatan di Lapas Kotaagung dapat berjalan dengan penuh kenyamanan, keterbukaan, dan kebaikan bersama,” tegas Kalapas Andi Gunawan.
Ia juga menambahkan bahwa jajaran Lapas Kotaagung akan terus berkomitmen mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kebijakan, tanpa mengabaikan aspek pengamanan yang menjadi prioritas utama.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan Warga Binaan merasa lebih dihargai dan dilibatkan, sehingga iklim pembinaan berjalan lebih positif dan potensi gangguan kamtib dapat diminimalisir.
Oleh: Andi Raya










