Kepala Sekolah SMPN 27 Batang Hari Diduga Alergi Dikunjungi Wartawan

Batang Hari,majalahglobal.com- Kepala sekolah adalah sosok sentral dalam lingkungan sekolah,diharapkan memiliki sikap terbuka,etika baik, dan jiwa sosial yang tinggi dalam menjalankan peran sebagai pemimpin, serta berinteraksi dengan berbagai pihak eksternal, termasuk media sebagai bagian dari sosial kontrol.

 

Namun Kepala Sekolah SMPN Negeri 27 Batang Hari Kecamatan Maro Sebo Ulu Kabupaten Batang Hari,provinsi Jambi, dituding menghindar dari wartawan yang hendak berkunjung di sekolahnya, pada Rabu (22/10/2025).

 

Ketika wartawan hendak mengunjungi SMP Negeri 27 Batang Hari, dengan maksud silaturahmi Kepala Sekolah Daman Huri, S.Pd dinilai menunjukkan bahwa kepala sekolah tersebut Alergi terhadap kedatangan insan pers.

 

Saat awak media bertanya kepada salah seorang guru di sekolah tersebut guru tersebut menyampaikan bahwa kepala sekolah tadi ada diruangannya, saat beberapa kali dipanggil namun tidak ada jawaban.

 

“Kepsek tadi ada sebenarnya ada apa dengan kepala sekolah,, katanya seorang guru kepada awak media.

 

“Maksud dan niat kami selaku awak media berkunjung sebagai sosial kontrol dan bersilaturahmi ke SMPN 27 Batang Hari, namun yang kami dapatkan dengan kepala sekolahnya justeru bersembunyi,” jawab awak media.

 

Sikap tertutup kepala sekolah ini menghindari wartawan bersembunyi ketika awak media ini hendak bersilaturahmi, memicu pertanyaan di kalangan insan pers.

 

Terpisah setela beberapa jam kemudian awak media ini mencoba mengkonfirmasi Kepsek melalui pesan whatsapp, ia menyampaikan dengan pesan singkat, mengatakan.”ooo maaf sayo dak tau nian tadi, ” jawabnya

 

Sebagai sosok, seorang kepala sekolah sepatutnya terbuka dan siap menyambut tamu demi keterbukaan informasi dan pelayanan prima dalam pendidikan yang dipimpinnya.

 

Miki Lavin, selaku Ketua LSM Gempita Kabupaten Batang Hari, mengomentari sikap kepala sekolah dimaksud dengan mengatakan, media adalah lembaga sosial kontrol untuk menyampaikan informasi kepada publik sebagai bentuk transparansi.

 

“Terkait Kepala Sekolah SMP Negeri 27 Batang Hari, bersembunyi ketika hendak dijumpai wartawan, untuk itu kami meminta kepada Bupati Kabupaten Batang Hari, agar memberikan tindakan tegas kepada kepala sekolah tersebut yang tidak mencerminkan seorang pendidik yang alergi terhadap wartawan,” tegasnya

(Darmawan)

Exit mobile version