mahkota555

Rutan Bandar Kelas I Lampung Gelar Evaluasi Peran Tahanan Pendamping (Tamping), Tegaskan Batasan dan Etika yang harus dimiliki

Rutan Bandar Kelas I Lampung Gelar Evaluasi Peran Tahanan Pendamping (Tamping), Tegaskan Batasan dan Etika yang harus dimiliki

Bandar Lampung, majalahglobal.com – Rutan Kelas I Bandar Lampung menggelar kegiatan evaluasi peran dan batasan-batasan Tahanan Pendamping (Tamping) pada Sabtu (18/10/2025), yang berlangsung di aula Teknik Rutan Kelas I Bandar Lampung. Kegiatan ini bertujuan untuk menegaskan kembali fungsi utama tamping yang notabene sebagai perpanjangan tangan petugas, sekaligus memastikan bahwa para tamping menjalankan tugas sesuai dengan batasan dan ketentuan yang berlaku.

Acara ini dibuka oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Arthayasa Pratama, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya evaluasi ini sebagai bentuk pembinaan dan penguatan tugas tamping.

“Tamping bukan hanya sekadar membantu petugas. Mereka adalah representasi dari sistem pembinaan yang berjalan di dalam rutan. Oleh karena itu, harus ada pemahaman yang jelas tentang peran, batasan, dan tanggung jawab mereka,” ujar Arthayasa.
“Kami ingin memastikan bahwa tamping tidak keluar dari koridor aturan dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai integritas serta kedisiplinan,” tambahnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan arahan dari Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Rizqi Putra Sandika, yang menekankan pentingnya profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai tamping. Ia juga mengingatkan bahwa tamping harus menjadi contoh yang baik bagi warga binaan lainnya.

“Tamping bukan posisi istimewa, tapi sebuah amanah. Oleh karena itu, kalian harus menjaga sikap, menunjukkan kedisiplinan, dan tidak menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan,” tegas Rizqi.
“Salah satu syarat untuk menjadi tamping adalah memiliki keahlian khusus di bidang tertentu, seperti pertukangan, kerohanian, memasak, ataupun yang lain. Ini menjadi nilai tambah agar tugas yang dijalankan dapat lebih efektif dan tepat sasaran,” lanjutnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Subsi Bimbingan dan Kegiatan Leon Nugroho, Kepala Subsi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Ganda Aulia Wicaksana, serta Kepala Subsi Administrasi dan Perawatan Novo Firnando. Kehadiran para pejabat struktural ini menunjukkan keseriusan jajaran Rutan dalam membina dan mengawasi peran para tamping.

Acara ditutup dengan sesi dialog interaktif antara para tamping dan jajaran struktural, di mana berbagai masukan, kendala, serta harapan dibahas secara terbuka. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh tamping semakin memahami batasan dan tanggung jawabnya, serta mampu menjadi mitra yang efektif dan terpercaya dalam pelaksanaan tugas pembinaan dan pengamanan di dalam Rutan.
Oleh: Andi Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *