mahkota555

Warga Sebut Klarifikasi Pj Kades Bisori Jungkir Balik Bohongi Publik Usai Korupsi DD Tahap l 200 Juta Lebih

HALSEL – Warga Desa Bisori Kecamatan Kasiruta Barat, Halmahera Selatan. Maluku Utara. Membantah pernyataan klarifikasi dari Pj Kepala Desa (Kades) Bisori, Salamat Ade dinilai membohongi pemerintah daerah dan publik secara umum.

 

 

Sebelumnya, Pj Kades Bisori Salamat Ade mengatakan belanja Desa yang bersumber dariDD tahap l 2025, sebesar Rp.476 juta sekian, di belanjakan untuk kebutuhan Desa antara lain;

 

“Bodi Desa dan mesin tempel 40PK satu unit, bodi viber Nelayan 7 unit, dan mesin kantinting 6 unit, BLT DD sebanyak 20 kepala keluarga penerima manfaat, terhitung sejak bulan Januari-Juli 2025,” Kata Kades

 

Lanjut kades, Insentif Paud, Posyandu, makanan tambahan cegah stanting, Badan Sarah, Linmas, KPM, Poldes, Klinservis, motorres, dan biaya pengebotan rumah sakit, serta dewan adat, itu telah dibayar lunas terhitung bulan Januari-Juli 2025.

 

Sementara, untuk Dana Pemuda sendiri telah ia serahkan sebesar Rp.10 juta rupiah, sisahnya Rp15 juta akan di lunasi saat pencairan DD tahap ll 2025 nanti.

 

Anehnya, klarifikasi Pj Kades Bisori, Salamat Ade tidak menyebut berapa besar biaya belanja barang dan insentif serta BLT yang diberikan kepada hak penerima, meski di pertanyakan Wartawan saat memberikan hak jawabnya melalui Media ini. (21/09/2025) lalu.

 

Dalam penjelasan Kades juga membantah terkait 3 unit WiFi (starling) desa, itu tidak tertuang dalam APBDes Desa Bisori tahun anggaran 2025.

 

Sedangkan, 15 tong sampah dan sisah bodi viber 2 unit dan 3 buah mesin katinting akan di selesaikan pada ditahap ll nanti.

 

Mengejutkan lagi, pengakuan Pj Kades Bisori menyatakan biaya oprasional 3 persen dari DD, dan gaji 4 bulan yang menjadi hak milik eks Kades Busori, telah digelapkan.

 

Sehingga dirinya berjanji akan dikordinasikan dengan mantan eks Kades Bisori Farid, dalam waktu dekat ini,” Tandasnya.

 

Menanggapi hal ini, Ketua forum Peduli Masyarakat Bisori Santo Sambo dan Samiun membantah keras klarifikasi Pj Kades Salamat Ade, yang telah diberitakan dengan judul: Begini Penjelasan Pj Kades Bisori Yang Diduga Gelapkan DD Ratusan Juta 6 Item Fiktif.

 

“Apa yang disampaikan Pj Kades Bisori Salamat Ade, sangat tidak benar dan membohongi pemerintah daerah serta publik secara umum aga tidak mempercayai,” Tuturnya

 

Santo dan Samiun membenarkan bahwa DD tahap l benar Rp.476.800.000. (Empat ratus tujuh puluh enam juta, delapan ratus ribu) sesuai document APBDes 2025.

 

Namun, yang dibelanjakan untuk kebutuhan Desa hanya Rp.243.800.000 (dua ratus empat puluh tiga juta, delapan ratus ribu) sesuai hitungan item belanja Desa dan keterangan Warga penerima insentif dan BLT.

 

“Sisah anggaran DD tahap l TA 2025 yang diduga digelapkan oleh Pj Kades Bisoru saat ini, sebesar Rp.233 (dua ratus tiga puluh tiga juta),” Ungkap Santo dan Samiun.

 

Keduanya mengaku bahwa 3 unit WiFi (starling) desa yang fiktif, itu tertuang dalam APBDes sesuai hasil Musdes.

 

“Kemungkinan saat viral di pemberitaan barulah APBDes awal di rubah tanpa Musdes, dan anggaran pemuda baru saja diberikan Rp.10 juta dari total Rp.25 juta, rupiah”Jelasnya.

 

Keduanya menegaskan, dalam APBDes awal juga tertuang 15 unit tong sampah yang seharus pengadaannya pada tahap l ini tetapi faktanya fiktif.

 

Begitu juga, “9 unit bodi viber di lengkapi dengan mesin katinting yang menurut Pj Kades bisori sudah belanjakan 7 unit dan 6 buah mesin katinting, ini juga fiktif,” Terangnya

 

Keduanya juga membenarkan bahwa, anggaran DDS tahap 1 hanya di realisasikan satu unit bodi desa seharga Rp. 130 juta, dilengkapi dengan mesin tempel 40PK saja.

 

“Bahkan isentif lembaga adat sebanyak 3 orang yang seharusnya di bayar Rp.3000.000 juta rupiah per orang, tetapi diterima Rp1,800 ribu per orang, serta kantor desa juga tidak di fungsikan sehingga di palang,” Tambahnya

 

Selain itu keduanya menyebut, “termasuk biaya oprasional dan gaji 4 bulan sudah di akui bersangkutan (Pj Kades Bisori) telah menggelapkan sesuai pengakuannya dalam pemberitaan.

 

Jadi penjelasan atau klarifikasi Pj Kades Bisori Salamat Ade, lewat berita tersungkur balik saat membohongi publik.

 

Harapan kami, Kades jujur dan terbuka saja uang 200 juta lebih m di kemanakan. Kalau sudah di gelapkan maka jelaskan kepada Masyarakat agar keresahan dan kemarahan dapat di padamkan dari pada menutupi keselahan,”Harapnya.

 

(Jurnalis/Kandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *