mahkota555

Perjuangkan Agama Islam, Warga Dusun Banjarsari Rutin Gelar Khotmil Qur’an

Majalahglobal.com, Mojokerto – Dalam rangka mempererat kerukunan. Warga Dusun Banjarsari menggelar khotmil qur’an, selawatan, dan doa bersama di Makam Umum Dusun Banjarsari.
Perjuangkan Agama Islam, Warga Dusun Banjarsari Rutin Gelar Khotmil Qur'an
Gus Bayu saat foto bersama Hadi Purwanto

Penanggung Jawab Kegiatan, Hadi Purwanto, S.T., S.H., M.H. menerangkan, jadi intinya setiap bulan sekali pihaknya akan kirim doa untuk ahli kubur.

 

“Selain khotmil qur’an dan doa bersama, kami juga selalu mengundang grup selawat yang bernama Al Hadad Djawa Dwipa. Pesan moralnya, kita berusaha menciptakan manfaat bagi kehidupan dengan khotmil qur’an, selawatan, dan doa bersama,” pesan Hadi Purwanto di Makam Umum Dusun Banjarsari, Kedunglengkong, Dlanggu, Mojokerto, Minggu (7/92025).

Hadi Purwanto saat foto bersama keluarga besarnya

Ditambahkannya, kegiatan ini juga untuk mewujudkan bakti dengan leluhur dan mempererat hubungan di dalam masyarakat. Apalagi sekarang mulai terkikis karena pengaruh teknologi dan pengaruh politik.

 

“Siapa saja yang mau kirim doa, silahkan kirim nama ahli kuburnya ke WhatsApp 0821-4055-1245. Tidak ada biayanya sama sekali, silahkan dimanfaatkan dengan baik dan ajak seluruh warga untuk mengikuti kegiatan ini,” harap Hadi Purwanto.

Perjuangkan Agama Islam, Warga Dusun Banjarsari Rutin Gelar Khotmil Qur'an
Ustaz Mukid saat memberikan sambutan

Penasihat Kegiatan, Ustaz Mukid menjelaskan, kegiatan ini sudah 16 kali berjalan. Dengan demikian tanpa ada dukungan dari semua mustahil ini bisa terlaksana, tentunya ini adalah pertolongan dari Allah.

 

“Kita harus tetap semangat memperjuangkan agama islam. Jangan pernah bosan mengajak tetangganya untuk hadir di khotmil qur’an Makam Umum Dusun Banjarsari. Kita tidak boleh mengecilkan satu sama lain,” terang Ustaz Mukid.

 

Diterangkannya, masuk surga itu ranahnya Allah SWT. Mari berlomba-lomba dalam kebaikan.

 

“Insha Allah lambat laun acara Khotmil Qur’an di Makam Umum Dusun Banjarsari semakin semarak,” harap Ustaz Mukid.

Kiai Mathori saat memberikan ceramah
Perjuangkan Agama Islam, Warga Dusun Banjarsari Rutin Gelar Khotmil Qur’an

Penasihat Jemaah, K.H. Hasan Mathori menegaskan, setiap bulan warga Dusun Banjarsari merayakan maulid nabi di Makam Umum Dusun Banjarsari.

 

“Kita sudah 16 bulan ini khotmil qur’an, selawatan dan doa bersama secara rutin setiap sebulan sekali di Makam Umum Dusun Banjarsari. Wajar jika yang datang sedikit karena memang jam 1 siang itu waktunya orang istirahat dan banyak yang belum mendapatkan keberkahan khotmil qur’an dan selawatan,” jelas Kiai Mathori.

 

Ditandaskannya, Kepala Dusun Banjarsari harusnya bergerak untuk meramaikan Khotmil Qur’an di Makam Umum Dusun Banjarsari.

 

“Pj Kepala Desa Kedunglengkong harusnya datang minimal 3 bulan sekali. Hal itu merupakan wujud perhatiannya kepada warganya. Jangan menunggu ada demo baru memberi perhatian kepada masyarakat,” ucap Kiai Mathori.

 

“Pemerintah harus menyelamatkan rakyat. Kepala Dusun tidak boleh takut meskipun kepada atasannya. Aduan dari masyarakat wajib disampaikan ke atasan dengan bijaksana,” tambah Kiai Mathori.

Kiai Ragil saat memberikan nasihat
Perjuangkan Agama Islam, Warga Dusun Banjarsari Rutin Gelar Khotmil Qur’an

K.H. Ragil Pamungkas menambahkan, Banjarsari itu artinya lingkungan yang asri. Sementara arti Kedunglengkong adalah dataran yang berkelok-kelok.

 

“Yang penting ada pejuang seperti Pak H. Ismail dan Pak Hadi Purwanto. Mari selalu melestarikan kebudayaan. Tidak ada orang hebat jaman sekarang kalau tidak ada leluhur,” ucap Kiai Ragil.

 

“Semoga selain mendapatkan motivasi dari kita semua, semoga juga segera ada petunjuk dari Allah agar semakin banyak lagi jamaah khotmil qur’an di Makam Umum Dusun Banjarsari,” imbuh Kiai Ragil. (Jay/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *