mahkota555

Tanggapi LPPA Kota Mojokerto, Ahmad Saifulloh Berharap Ada Kenaikan PAD

Tanggapi LPPA Kota Mojokerto, Ahmad Saifulloh Berharap Ada Kenaikan PAD
Anggota DPRD Kota Mojokerto, Ahmad Saifulloh
Majalahglobal.com, Mojokerto – Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan Anggaran (LPPA) telah disampaikan Pemerintah Kota Mojokerto.

 

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Mojokerto, Ahmad Saifulloh mengapresiasi langkah dan kinerja Pemkot Mojokerto.

 

“Secara umum, kita optimis dan positif apa yang sudah dilakukan Pemkot Mojokerto. Sehingga hal ini bisa menjadi motivasi atau dorongan untuk memperkuat APBD Kota Mojokerto. Kami berharap kedepannya ada penajaman terkait ploting anggaran,” tegas Ahmad Saifulloh, Rabu (28/5/2025) di Kafe Samitra Kota Mojokerto.

 

Pihaknya mempunyai catatan terkait pengelolaan aset yang belum tergarap dengan baik yang seharusnya bisa menjadi Penghasilan Asli Daerah (PAD).

 

“Apalagi mengingat PAD Kota Mojokerto masih menyentuh Rp 300 miliar kurang dikit,” ucapnya.

 

Selain itu, pihaknya juga menggarisbawahi tentang adanya beberapa ketidakjelasan yang harusnya bisa menjadi sumber penguat bagi APBD Kota Mojokerto.

 

“Kami di legislatif menemukan ada sekian miliar yang tidak jelas. Kemarin waktu paripurna ada salah satu anggota dari fraksi PDIP Kota Mojokerto menyatakan bahwa ada anggaran Rp 11 miliar yang belum jelas,” paparnya.

 

Kemudian yang ketiga, terkait dengan BUMD yakni RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto yang kurang sigap dalam memberikan pelayanan yang berdampak terhadap menurunnya PAD Kota Mojokerto.

 

“Hari ini, Pemerintah Pusat sedang menggalakkan efisiensi. Kami berharap Pemkot Mojokerto bijak di dalam tata kelola penganggaran karena sudah ada inpres nomor 1 tahun 2025 yang disitu sudah jelas pola efisiensinya agar anggaran di Kota Mojokerto bisa dioptimalkan menjadi ruang produktif dan memberikan dampak pada masyarakat,” terangnya.

 

Ditambahkannya, seremonial tetap harus ada yang penting harus substansial. Jangan untuk kepentingan pribadi atau kepentingan jangka pendek.

 

“Kota Mojokerto mempunyai potensi untuk bisa meningkatkan PAD. Pemkot Mojokerto harus serius bekerja dalam rangka mengoptimalkan PAD dengan segala keterbatasan dan potensi yang ada di Kota Mojokerto,” harapnya. (Jay/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *