Majalahglobal.com, Mojokerto – Kepala Desa Brangkal, Nur Ely Suryani dan Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, M. Agus Fauzan meninjau lokasi banjir di Desa Ngingasrembyong, Mojoranu, dan Tempuran, Sooko, Mojokerto, Rabu (11/12/2024).

Dari 3 desa tersebut ada sekitar 3.275 jiwa yang terdampak. Rinciannya, 1075 jiwa di Desa Nginasrembyong, 400 jiwa di Desa Mojoranu, dan 1800 jiwa di Desa Tempuran.
Tak hanya melakukan peninjauan bencana banjir, M. Agus Fauzan dan Nur Ely Suryani juga memberikan bantuan berupa makanan kemasan, mie instant, air mineral dan sejumlah untuk membantu para korban yang terdampak banjir.
Ada 4 posko yang ditinjau langsung dalam kesempatan ini, mulai dari Masjid Perumahan Garden City, Balai Desa Ngingasrembyong, Balai Desa Tempuran, dan TPQ Dusun Pendowo Desa Tempuran.

M. Agus Fauzan berharap stakeholder di Kabupaten Mojokerto menyikapi bencana banjir di Kecamatan Sooko dengan serius dari segala aspek.
“Apalagi Bupati Mojokerto sudah mengeluarkan dan menetapkan surat keputusan tanggap bencana. Sehingga pemerintah melalui OPD terkait sudah bisa menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk melakukan tindakan dan menyikapi korban bencana banjir,” terang M. Agus Fauzan yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Mojokerto ini.
Ditambahkannya, jangan sampai masyarakat terlalu lama menunggu penyikapan. Bencana ini memang ada anggarananya dan memerlukan perlakuan khusus.
“Kami juga berharap tenaga medis disiagakan selama 24 jam di semua Posko pengungsian serta ada tambahan perahu karet untuk mengirim logistik ke pengungsian yang ada di Dusun Pendowo Desa Ngingasrembyong. Sebab, sejak awal dilanda banjir, warga hanya mengandalkan perahu buatan karang taruna untuk mengevakuasi barang-barang mereka,” pesan M. Agus Fauzan yang juga merupakan Owner Lands Koffie Mojokerto, Lands Koffie Jombang dan Pandu Advertising ini.. (Jay/Adv)










