Halsel, Majalahglobal.com. Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara LSM- KANe Malut mendesak kepada pihak Dinas pemberdayaan masyarakat desa DPMD Halmahera selatan Halsel agar segera evaluasi pemerintah desa sidopo diantaranya kepala desa dan bendahara sidopo Naim Hi.Ibrahim karena diduga gelapkan anggaran dana desa tahun 2024 sebanyak 400 juta.
“Hal ini di buktikan dengan surat pengantar pencairan dari pihak DPMD Halsel,anggaran 400 juta yang di gelapkan oleh oknum kepala desa sidopo bersama dengan bendahara sidopo,termasuk di dalamnya anggaran Bantuan Langsung Tunai BLT.
Risal Sangaji selaku Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara LSM-KANe Malut,,mengatakan anggaran dana desa yang sengaja di gelapkan oleh bendahara Sidopo ada unsur kesengajaan,untuk itu LSM-KANe desak pihak kejaksaan Negeri Labuha segera tangkap dan adili kades sidopo dan bendahara Naim.Hi.Ibrahim.
Lanjut Risal,,Kini Lembaga swadaya Masyarakat Kalesang Anak Negeri Maluku Utara LSM-KANe Malut menggelar aksi unjuk rasa Rabu/10/2024 lalu mendesak pihak DPMD agar anggaran dana desa sidopo tahun 2025 agar di pending dulu samapi kades dan bendahara sidopo bertanggung jawab anggaran 400 juta yang di gelapkan kedua oknum tersebut.
LSM-KANe juga desak pihak inspektorat segera audit khusus anggaran 2024 desa sidopo,apa bila hal ini tidak segera ditindak lanjuti maka LSM-KANe akan menggelar aksi unjuk rasa jilid II,dengan mosi tidak percaya kepada Pihak Aparat penegak hukum dan pihak pemerintah daerah dalam hal ini DPMD dan Inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan propinsi Maluku Utara..Ungkap nya../01/11/2024.
Jurnalis : Ali.










