Majalahglobal.com, Halsel – Kata ARSAL TJINA ketua PIJAK MALUT (Pendidikan Jazirah Al-mulk) Ini sangat miris apalagi daerah yang memiliki sumber daya alam seperti HALSEL, HALTENG, HALUT, dan HALTIM ini harus menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah ketika terpilih nanti karena itu menjadi tanggung jawab penuh bagi sektor-sektor yang mengelola sumber daya alam.
Kata ARSAL TJINA Berdasarkan kepmen ESDM No 1824 tahun 2018 menjelaskan bahwa tugas dari perusahaan melalui program CSR ini Masi sangat minim soal kontribusi perusahaan dalam menjalankan tangung jawab prioritas yaitu pembangunan fasilitas kesehatan dan bangun kerja sama dalam Penyediaan pemerataan pengembangan fasilitas dan penyediaan beasiswa pendidikan.
Dalam fenomena ini ARSAL TJINA selaku Ketua PIJAK MALUT mengatakan bahwa sampai saat ini pemerintah daerah tidak punya keseriusan dalam mengelola kesehatan dan pendidikan.
Padahal pemerintah dalam hal ini gubernur dan bupati mengetahui apa yang seharusnya di jalankan tetapi seakan-akan menutup mata dan tidak memedulikan masalah yang sangat krusial ini.
Pendidikan itu sangat penting jika Maluku Utara di pimpin oleh pemimpin yang tidak punya kepedulian terhadap masyarakat maka jangan berharap kita akan dikuasai oleh sektor asing yang begitu besar berada di Maluku Utara maka untuk saat ini mari kita lebih bijak lagi untuk menentukan pemimpin yang punya keseriusan mendorong pendidikan yang punya daya saing nanti.
Maka dari Itu PIJAK hadir dimasyarakat bagaimana berkomunikasi dengan seluruh elemen yang tergabung untuk sama-sama kita membangun betapa pentingnya pendidikan di masa mendatang. (Jay)
