Halsel – Majalahglobal.com. Seorang Kepala Desa (Kades) dengan inisial ZD dari Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, terlibat dalam skandal kontroversial setelah meminta penghapusan pemberitaan yang mencatat kehadirannya di sebuah cafe ternama di Labuha.
Kejadian ini terjadi setelah pencairan Dana Desa tahap II tahun 2024. ZD menjadi sorotan publik setelah video viral di media sosial menampilkan dirinya dugem bersama seorang wanita penghibur di cafe tersebut.
Praktisi hukum Maluku Utara, Mirjan Marsaoly, SH., CMLC, menyerukan tindakan tegas kepada Bupati Halsel untuk memeriksa dan memberikan sanksi kepada ZD jika terbukti bersalah. Mirjan juga mendesak Kejaksaan Negeri Halsel untuk menyelidiki sumber uang yang ditawarkan oleh ZD untuk menghapus berita tersebut, guna memastikan transparansi penggunaan dana tersebut.
Dalam perkembangan terbaru, ZD secara langsung melalui telepon dan pesan WhatsApp menawarkan uang kepada pihak media untuk menghapus pemberitaan tersebut, menimbulkan pertanyaan moral tentang integritas dan transparansi dalam kepemimpinan Kades ZD.
Pihak berwenang dan masyarakat diminta untuk mengawasi dan menuntut pertanggungjawaban penuh dalam kasus ini, demi menjaga keadilan dan keberlanjutan pemerintahan desa yang bersih dan transparan serta praktek tindak pidana korupsi (Tipikor).
(Jurnalis/Kandi)
