mahkota555

Warga Dusun Banjarsari Rutin Kirim Doa untuk Orang Tua dan Ahli Kubur

Warga Dusun Banjarsari Rutin Kirim Doa untuk Orang Tua dan Ahli Kubur
Warga Dusun Banjarsari Rutin Kirim Doa untuk Orang Tua dan Ahli Kubur
Majalahglobal.com, Mojokerto – Dalam rangka mempererat kerukunan, warga Dusun Banjarsari mengadakan Khotmil Qur’an dan Doa bersama di Makam Umum Dusun Banjarsari, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Dlanggu, Minggu (4/8/2024).
Warga Dusun Banjarsari Rutin Kirim Doa untuk Orang Tua dan Ahli Kubur
Hadi Purwanto

Penanggung Jawab Paguyuban Rutinan Khotmil Qur’an Makam Umum Banjarsari, Hadi Purwanto, S.T., S.H. menerangkan, jadi intinya setiap bulan sekali pihaknya akan kirim doa untuk ahli kubur. Hal ini untuk menunjukkan bakti kita terhadap orang tua dan ahli kubur.

“Selain khotmil qur’an dan doa bersama, kami juga selalu mengundang grup sholawat yang bernama Al Hadad Djawa Dwipa. Pesan moralnya, kita berusaha menciptakan manfaat bagi kehidupan dengan sholawat lepas konteks politik,” pesan Hadi Purwanto.

Warga Dusun Banjarsari Rutin Kirim Doa untuk Orang Tua dan Ahli Kubur
Warga Dusun Banjarsari Rutin Kirim Doa untuk Orang Tua dan Ahli Kubur

Selain itu, kegiatan ini juga untuk mewujudkan bakti dengan leluhur dan mempererat hubungan di dalam masyarakat. Apalagi sekarang mulai terkikis karena pengaruh teknologi dan pengaruh politik.

“Siapa saja yang mau kirim doa, silahkan kirim nama ahli kuburnya ke WhatsApp 0821-4055-1245. Tidak ada biayanya sama sekali, silahkan dimanfaatkan dengan baik dan ajak seluruh warga untuk mengikuti kegiatan ini,” harap Hadi Purwanto.

Warga Dusun Banjarsari Rutin Kirim Doa untuk Orang Tua dan Ahli Kubur
Warga Dusun Banjarsari Rutin Kirim Doa untuk Orang Tua dan Ahli Kubur

Pengisi Tausiyah, Ustad Hasan Matori menambahkan, musyrik tidaknya ngaji di makam itu tergantung dari niat.

“Niat kita ngaji disini untuk mengingat kematian dan mendoakan ahli kubur agar diampuni segala dosanya dan diberikan surga. Kalau tumpengnya ya kita makan bersama-sama bukan untuk sesajen,” jelas Ustad Hasan Matori.

Diterangkannya, doa yang lekas terkabul adalah doa yang dipanjatkan setelah mendoakan orang tua. Jika orang tua sudah meninggal tetap selalu doakan orang tua.

“Semoga dengan hal tersebut, Allah melancarkan rezeki kita, Allah memberikan kesehatan, dan Allah memberikan kehidupan yang tentram,” harap Ustad Hasan Matori.

Dijelaskannya, meskipun sudah ada undangan dalam acara ini, mohon teman-temannya juga diajak lagi biar setiap bulannya semakin banyak yang mengikut acara ini.

“Semoga kegiatan rutin ini bisa istiqomah untuk terus mendoakan orang tua dan ahli kubur,” pesan Ustad Hasan Matori. (Jay/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *