Direktur PT. CSK Diduga Jual Material Proyek Multiyears Pasar Babang yang Belum Selesai Dikerjakan

Direktur PT. CSK Diduga Jual Material Proyek Multiyears Pasar Babang yang Belum Selesai Dikerjakan
Direktur PT. CSK Diduga Jual Material Proyek Multiyears Pasar Babang yang Belum Selesai Dikerjakan

Halsel – Majalahglobal.com – Proyek multiyears di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Provinsi Maluku Utara (Malut). Tak cukup dengan besaran anggaran Rp.84 miliar yang bersumber dari APBD tahun 2024 meski tidak sesuai dengan pembangunan yang di kerjakan PT. cimendang sakti kontrakondo (PT. CSK) saat ini.

 

Dari pantauan Wartawan pada tanggal 09 juli 2024. Terlihat pembangunan pasar baru Desa Babang Kec. Bacan Timur yang masuk dalam 3 sub item pembangunan kawasan strategi Ekonomi belum selesai di kerjakan.

 

Namun material yang seharusny diutamakan untuk pembangunan tersebut malah diperjual belikan. Bahkan pengangkutan matrial melalui jalan umum membuat sepanjang jalan raya Babang-Wayaua di penuhi dengan becek.

 

Said Noho asal Warga Balitata Kec. Gane Barat, ketika di konfirmasi membenarkan bahwa matrial yang ia beli seharga Rp.150.000 (seratus lima puluh ribu rupian) per satu damtruk.

 

Iya matrial ini saya beli dari pasar baru Babang seharga Rp.150.000 ribu per satu damtruk untuk keperluan pembangunan tokoh atas perintah bos pemilik bangunan. Kalau saya sendiri hanya sebagai kepala Bass dalam pembangunan ini. Ingkap Said.

 

Begitu juga disampaikan salah satu sopir damtruk mengaku matrial tersebut yang dijual telah di ketahui oleh direktur PT. CSK.

 

Matrial yang dijual ini sejak awal BOS besar yang tender proyek pasar baru Babang sudah tau, makanya kami jual tidak di persoalkan karena hasil penjualannya kami bayar lagi ke pengawas. Ungkap sopir enggan menyebut namanya.

 

Di konfirmasi terpisah pengawas pembangunan pasar baru Babang di tempat kerjanya, ketika ditanya terkait penjualan matrial dirinya mengaku tidak mengetahui.

 

Saya tidak tau soal penjualan matrial dan kalau saya tau pastinya di cegah, apa lagi proyek ini belum selesai membutuhkan matrial timbunan di areal lokasi. Tegasnya

 

Dengan begitu di tanya nama lengkap menolak memberitahu. Tidak usah tanya nama saya kalau mau diberitakan. Ucap pengawas.

 

Sementara direktur PT. CSK belum dapat dihubungi hingga berita ini dinaikan belum ada tanggapan resmi dari bersangkutan. Masih dalam upaya konfirmasi.

 

(Jurnalis/Kandi)

Exit mobile version