Dimintai Tanggapan Jembatan Madapolo, Ketua Komisi III DPRD Halsel: Tanya ke PUPR

Dimintai Tanggapan Jembatan Madapolo, Ketua Komisi III DPRD Halsel: Tanya ke PUPR
Dimintai Tanggapan Jembatan Madapolo, Ketua Komisi III DPRD Halsel: Tanya ke PUPR

Halmahera Selatan. Majalahglobal.com – Kantor dewan perwakikan rakyat daerah (DPRD) dan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Selatan. Provinsi Maluku Utara. Sepi usai cuti lebaran idhul adha 1445 hijriah paska aktif di hari pertama berkantor, Rabu 19 juni 2024.

 

Pantauan Majalahglobal.com Malut di kantor DPRD dan PUPR sekitar pukul 9:00 Wit, sampai dengan pukul 15:11 WIT.

 

Di lantai satu dan laintai 2 di beberapa ruang fraksi dan ruang pimpinan DPRD terlihat terkunci rapat. Begitu juga kantor dinas PUPR Halsel tampak sepi tidak berpenghuni alias rumah hantu.

 

Kandati proyek jembatan di Desa Madapolo Kec. Obi Utara yang di anggarakan pemerintah daerah Kab. Halmahera Selatan melalu dinas PUPR mencapai angka Rp.2 miliar, diduga mandek sejak bulan januari 2024 namun para pegawai dan pejabat sedang asyik berlibur diluar daerah.

 

Anehnya, ketua komisi lll DPRD Halsel Safri Talib, SH ketika di konfirmasi terkait proyek jembatan tersebut dirinya meminta Wartawan memghubungi pihak PUPR untuk mempertayakan.

 

Silahkan tanya ke dinas PUPR karena sudah berulang kali kita rapat dengan dorang (mereka). Dengan begitu ditanya kehadiran anggota DPRD lainnya ia mengaku belum ada yang masuk.

Anggota DPRD yang lain belum masuk mugkin sedikit lagi. Ungkap Safri.

 

Senada di sampaikan salah satu pegawai DPRD Halsel yakni Haidir mengaku anggota DPRD belum juga masuk sejak jam kantor di pagi hari.

 

Belum ada anggota DPRD yang datang coba nanti di cek saja ke ruangan komisi, mungkin sedikit lagi baru datang. Ucapnya

 

Begitu juga kantor PUPR Halsel nampak sepi ketika Media ini kembali yang ketiga kainya mengkonfirmasi terkait proyek miliaran rupiah tak kunjung selesai yang dikerjakan kontraktor di Desa Madapolo Kec. Obi Utara.

 

Terlihat ruang kerja Kadis, sekertatis PUPR Halsel terkunci rapat.

 

Dengan begitu salah satu staf Bidang pengembangan prasarana jalan yakni Ongen membenarkan Kepela bidangnya berada diluar daerah dan Kepala dinas PUPR Halsel berada di kepulauan obi.

 

Kabid masih diluar daerah, kalau kadis bersama Bupati berada di pulau obi lagi kegiatan. Singkatnya.

 

Parahnya, Bidang tata ruang terlihat terisi satu orang staf, sub bagian umum dan kepegawaian dari 15 orang pegawai diruangan tersebut hanya terlihat kasubag dan salah satu stafnya, sub bagian keuangan 8 orang pegawai yang hadir 4 orang,

 

Sedangkan sub bagian perencanaan dan penyesunan program, dan bidang bina konstruksi, bidang sumber daya air tidak ada penghuninya.

 

(Jurnalis/Kandi)

Exit mobile version