mahkota555

Conferensi Pers Team Hotman Paris Nine One One (9,11) Meminta Kapolres Tebo Merealisasikan 7 Tuntutan Secara Terbuka

Jambi ~ Majalahglobal.com

Kedatangan 12 orang team Hotman Paris di kabupaten Tebo Cukup di soroti Publik,dan  di sambut baik oleh Kapolres Tebo AKBP Iwayan Arta Ariawan SH SIK MH, kasat Reskrim Iptu Yoga Darma Susanto  S,Tr,K., S,I.K beserta penyidik, di Mapolres Tebo, Senin 18/03/24.

Conferensi Pers Team Hotman Paris Nine One One (9,11) Meminta Kapolres Tebo Merealisasikan 7 Tuntutan Secara Terbuka
Conferensi Pers Team Hotman Paris Nine One One (9,11) Meminta Kapolres Tebo Merealisasikan 7 Tuntutan Secara Terbuka

Team Hotman Paris Nine One  One yang berkesempatan hadir Orde Prianata SH, Sebagai Kordinator, Alis Santalia SH MH, Imanuel Purba SH, juga melakukan konferensi pers di Cafe DW, kompleks GOR kabupaten Tebo,

Dalam conferensi pers team kuasa hukum menyampaikan 7 Tuntutan Meminta Kapolres Tebo menyampaikan Secara tebuka kepada Fublik terkait perkembangan kasus meninggal Santri di Ponpes Raudatul Mujawwidin Rimbo bujang,

1. Meminta untuk gelar perkara secara terbuka.

2. Meminta hasil perkembangan penyidikan secara terbuka.

3. Meminta kepada polres Tebo, agar dokter forensik menyampaikan langsung konferensi pers secara terbuka kepada publik apa saja hasil dari autopsi.

4. Meminta agar di libatkan orang tua santri dalam membantu proses penyidikan.

5. Meminta kepada penyidik agar dapat merilis rekaman CCTV

6. Meminta klinik rimbo medical serta dokter yang meriksa korban untuk dapat membuat konferensi pers, serta mengklarifikasi terkait surat kematian korban.

7. Meminta untuk lebih mendalami terkait keterangan santri, serta pengurus yang ada pada saat kejadian berada dekat dan atau bersama korban pada saat kejadian.

Dalam 7 poin permintaan Kuasa hukum team Hotman Paris kepada Kapolres Tebo agar bisa di realisasikan dan di jadikan atensi bersama dalam pengungkapan kasus,

Team Kuasa hukum Hotman Paris juga mengajak seluruh elemen masyarakat,insan pers kabupaten Tebo bersama sama memonitor kasus ini agar bisa cepat terselesaikan dan pelaku segera di adili.

Di harapkan kepada ponpes Raudatul Mujawwidin selalu bersinergi memberikan akses seluas luasnya kepada penyidik agar terungkap dugaan pelaku kejahatan santri jangan sampai pondok pesantren menjadi momok menakutkan bagi masyarakat untuk menitipkan anak anak nya dalam belajar ilmu agama.(Doni)

kejahatan santri jangan sampai pondok pesantren menjadi momok menakutkan bagi masyarakat untuk menitipkan anak anak nya dalam belajar ilmu agama.(Doni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *