mahkota555

Hilangnya Aset Desa Suma Tinggi, Kapolsek: Kades Tidak Buat Laporan Resmi, Ada Apa?

Hilangnya Aset Desa Suma Tinggi, Kapolsek: Kades Tidak Buat Laporan Resmi, Ada Apa?
Hilangnya Aset Desa Suma Tinggi, Kapolsek: Kades Tidak Buat Laporan Resmi, Ada Apa?

Halmahera Selatan, Majalahglobal.com – Tak puas melakukan kejahatan tindak pidana korupsi (tipikor) dana desa (DD) ratusan juta rupiah dan saat ini masuk dalam daftar temuan Inspektorat Halmahera Selatan yang diduga dilakukan oleh Pj Kades Suma Tinggi belum dilakukan pengembalian kerugian Negara hingga kini, Rabu (21/02/2024).

 

Diketahui, selain tipikor DD, aset desa berupa longboat dan satu buah mesin jonson 40PK merek Yamaha yang dianggarkan dari dana desa tahun anggaran 2021 sebesar Rp.60.000.000 (Enam Puluh Juta Rupiah), diduga telah dijual oleh Pj kades Suma Tinggi berinisial IS.

 

Pasalnya usai hilangnya longboat desa dan satu buah mesin jonson 40PK merek Yamaha pada tahun 2022 lalu, IS tidak melaporkan ke Polres Halmahera Selatan secara resmi sehingga kasus tersebut belum juga dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian sampai saat ini.

 

Sementara, IS kepada Wartawan mengaku telah melaporkan secara resmi ke Polres Halsel melalui Polsek Pulau Bacan pada tahun 2021/2022 lalu.

 

“Iya terkait hilangnya bodi desa memang benar di anggarkan dengan dana desa tahun anggaran 2021 sebesar 60 juta rupiah, dan satu buah mesin jonson telah dicuri orang pada malam hari saat turun hujan deras, tetapi saya sudah buat laporkan polisi di tahun 2022 secara resmi ke polsek pulau bacan,” kata IS beberapa waktu lalu.

 

“Surat tanda terima laporan polisi juga sudah ada, jadi masalah ini dalam tahap penyelidikan,” ungkap IS.

 

Terpisah, Kapolsek Pulau Bacan Ipda Angga Yoga ketika dikonfirmasi via pesan chat WhatsApp membantah pernyataan IS mengaku telah membuat laporan resmi (STPLP) ke Polsek Pulau Bacan terkait hilangnya Longboat dan mesin jonson.

 

“Terkait laporan ini, kita sudah cek laporannya belum ada. Anggota kita yang kemarin (lalu) katanya sudah terima laporan dan laksanakan lidik juga tidak laksanakan giat tersebut. Kemudian saat itu kades Suma Tinggi hanya bercerita dengan anggota kita ada kehilangan, jadi bukan melaporkan kejadian secara resmi,” tegas Kapolsek.

 

Terkait hal ini, Kapolsek mengaku baru mengetahuinya saat di konfirmasi Wartawan sebab dirinya saat itu belum menjabat Kapolsek Pulau Bacan. (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *