Kepsek SDN 173 Halsel Diduga berulang Kali Jual Ijasah, 51 Siswa Putus Sekolah

Kepsek SDN 173 Halsel Diduga berulang Kali Jual Ijasah, 51 Siswa Putus Sekolah
Kepsek SDN 173 Halsel Diduga berulang Kali Jual Ijasah, 51 Siswa Putus Sekolah

Halmahera Selatan, majalahglobal.com – Kepala sekolah Dasar Negeri (SDN) 173 Di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara. Diduga menjual ijaza dengan harga mahal kepada puluhan siswa-siswi setelah mengikuti ujian akhir membuat para siswa tidak dapat melanjutkan pendidikan.

Informasi diterima Media majalahglobal.com, Kepala Sekolah SDN 173 Halsel berinisial HM di akrap La, diduga melakukan menjual Ijazah dengan harga fantastic dan berfariasi kepada puluhan siswa-siswinya setelah mengikuti ujian akhir. Akibatnya para siswa yang tidak memiliki biaya pembelian ijazah gagal melanjutkan pendidikan ke tingkat SMP dan SMA.

Sementara dari hasil penelusuran awak media di sekolah SDN 173 Halsel yang terletak di Desa Kasiruta Dalam (Kasdam), para orang tua siswa yang tidak menyebutkan namanya dari satu per satu itu, mengaku sebanyak 51 siswa menjadi korban disana.

Berikut daftar nama siswa menjadi korban di tahun lulusan yang berbeda;

1. Silfian rahman/2014, 2. Wiwin baci/ 2015, 3. Rendi Baco/2016, 4. Arlin Husni /2016, 5. Ardian Rusdi/ 2017, 6. Warda andog/2017, 7. Fitri Asram/2017, 8. Riska yahya/2017, 9. Riani hayun/2017, 10. Fikri baco/ 2018, 11. Rasmani Senen/2018, 12. Riko Ismail/2019, 13. Fahri Malik/2019, 14. Arfian Rusdi/ 2019, 15. Riyadi hayun/2019, 16. sandi ismail 2020, 17. Safrin husni/2020, 18. Arfan Yahya/ 2021, 19. Jaka Musliadi /2021, 20. Faldi Darwis/2021, 21. Fitria Rusdi/2021, 22. Desi Sabtu/2021, 23. Gali Diman/2021, 24. Lutfi Abubakar/2021, 25. Hesti Baco/2021, 26. La sempo Un/2021, 27. Ridho Suwardi/2021, 28. Sinta musliadi/2021, 29. Acul salasa/2021, 30. Ihwana Sabtu.2021, 31. Tisa Ismail 2022, 32. Rifana Muhamad/ 2022, 33. Dauri Husni/2022, 34. Arman Yahya/2023, 35. Salma Bahri/2023, 36. Silfa Sadam/2023, 37. Nasra Usman/2023, 38. aca salasa/2023, 39. Arman Yahya/2023, 40 Salma Bahri/2023.

Sedangkan yang belum diketahui tahun kelulusan siswa diantaranya 1.Rahma ISK alam, 2. Riko Ismail, 3. Sukur Senen, 4. Sarmin ahjam, 5. Aril Mursid, 6. Firli Muhamad, 7. Arfian Rahman, 8. Julia Senen, 9. Julaiha Senen, 10. Sarmin ahjam, 11. Anto andong.

Terkait hal ini, para orang tua siswa disana mengatakan jumlah siswa sebanyak 51 orang benar-benar terdaftar di buku register SDN 173 Halmahera Selatan.

Iya benar dari jumlah siswa sebanyak 51 orang lulusan SDN 173 Halsel sejak tahun 2014, dan ada pula di tahun 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, 2020, 2021 dan 2023. semuanya tidak memiliki ijazah sehingga dari jumlah siswa tersebut banyak yang putus sekolah saat mendekatibunian SMP karena tdk ada ijaza SD. Kata orang tua wali murid disana.

Dari harga pengambilan ijasah usai mengikuti ujian akhir diduga dijual oleh kepsek HM dengan harga mulai dari sebesar Rp.250.000 (Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah), Rp.500.000, (Lima Ratus Ribu Rupiah), Rp.700.000 (Tujuh Ratus Ribu Rupiah), dan ada sebagian besar membayar Rp.1.000.000.00 (Satu Juta Rupiah) per ijazah,” ungkap nara sumber yang identitasnya kita sembunyikan.

Selain itu, para orang tua wali murid menjelaskan bahwa pelaku HM ditugaskan selaku Kepsek di SDN 173 Halsel sejak tahun 2014 silang hingga di akhir tahun 2022, HM ditarik ke Dinas Sosial, kemudian pada bulan November tahun 2023 HM dikembalikan ke SDN 173 Halsel dengan jabatan kepala sekolah sempat mencairkan Dana BOS sebesar Rp.48.000.000.00 (Empat Puluh Delapan Juta) entah dibelanjakan untuk apa,” tandasnya.

Kepala sekolah yang bersangkutan masih dalam upaya konfirmasi, hingga berita ini dinaikkan belum ada tanggapan.

(Adeongen).

Exit mobile version