Halmahera Selatan – Majalahglobal.com. Program air Bersi oleh pemerintah Desa Kusubibi di tahun anggaran 2023 menjadi masala, karena anggaran yang begitu besar hanya satu program yaitu air bersi. (20/01/2023).
Air bersih yang di programkan oleh pemdes kusubibi bukanya memudahkan masyarakat kusubibi dalam menkonsumsi air bersih malah sebaliknya membuat masyarakat resa, sebab air bersih tersebut tidak mengalir secara merata.
Hal ini disampaikan Nurdin Hair bahwa kinerja kepala desa kusubibi membuat Masyarakat semakin resah.
Air bersi ini menggunakan dana desa dan potensi desa di tahun anggaran 2023 dengan besaran harga Rp. 491.055.000 (Empat Ratus Juta Sembilan Puluh Satu Juta Lima Puluh Lima Rupiah). Kata Nurdin.
Kami sampaikan kepada kepala desa tolong segera memperbaiki air bersi ini secepatnya agar dapat memenuhi semua kebutuhan masyarakat, Jagan hanya datang Tunjung muka di depan masyarakat lalu menghilang Tampa kabar, dan kami tau bahwa air bersih ini bukan saja menggunakan dana desa tapi juga menggunakan potensi desa dari hasil tambang emas yang berada di Desa Kusubibi itu sendiri.,
Dengan adanya air Bersi ini menambah banyak utang desa diluar sana, padahal anggaran’nya begitu besar, kami bingung denga cara kepala desa mengelola dana desa yang lumayan besar untuk program air bersi ini, namun lagi-lagi tidak sesuai denga perencanaan yang tertera dalam pagu anggaran air bersi itu. Ungkap Nurdin
Terpisah, salah satu penambang emas yakni Usman asal warga sulawesi ketika dikonfirmasi dirinya membenarkan bahwa setiap bulan dari hasil satu paket rendaman satu bulan kami menyetor ke desa sebesar Rp. 1.000.000 rupiah per satu bulan berdasarkan hasil kesepakatan rapat antara pemilik, Tong ,rendaman, dan tromol denga pihak pemerintah desa.
Namun anehnya kata Usman, sejau ini kami melihat pembagunan mesjid tidak kunjung di selesaikan. Ujarnya.
Terpisah, hingga berita ini dinaikan ketiga kalinya belum ada tanggaoan daru Kepala Desa Kusubibi Muhammad Abd Fatah masih dalam upaya konfirmasi. (Ongen)










