Batanghari, majalahglobal.com – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, begitulah nasib warga Kecamatan Marosebo Ulu, Kabupaten Batanghari. Mengapa tidak, kini ribuan rumah warga terdampak belum ada tanggapan pemerintah setempat.

Hingga kini, 9-1-2024 hampir seluruh desa di kecamatan Marosebo ulu mengalami kebanjiran mencapai 2 meter lebih.
Lalu apa tanggapan masyarakat, tentunya masyarakat sangat prihatin dengan pejabat pemerintah saat ini. Dengan kondisi seperti ini, belum ada pemerintah yang peduli dengan nasib warganya itu.
Lavin Ketua LSM Gempita pun ikut berkomentar atas berbagai macam tanggapan masyarakat tersebut.
Lavin menyebutkan,jika saat ini,pemerintah di kecamatan Marosebo ulu itu belum bisa memberikan solusi terbaik kepada masyarakatnya.
“Warga butuh bantuannya sekarang, jangan
air lah surut Minggu depan, barulah bantuan datang,”katanya
Ia menambahkan, jika ada bantuan jangan lagi diperlambat dan dipersulitkan lagi untuk masyarakat mendapatkannya.
“Yang masyarakat butuhkan itu sekarang,” Cetusnya.
Sementara, kurang lebih sepekan banjir merendam ribuan rumah di kecamatan Marosebo ulu belum ada terpantau BNPB menyiapkan alat-alat untuk masyarakat mengungsi. Selain itu, dapur dan WC umum juga belum didirikan.
(Darmawan)










