Warga Keluhkan Mobil Perusahaan Sawit PT PMB Gunakan Jalan Umum

Warga Keluhkan Mobil Perusahaan Sawit PT PMB Gunakan Jalan Umum
Warga Keluhkan Mobil Perusahaan Sawit PT PMB Gunakan Jalan Umum

Batanghari, majalahglobal. Com – keluhan warga Desa sungai lingkar, padang kelapo,olak kemang dan Desa tebing tinggi terkait jalan umum yang dilewati oleh perusahaan kelapa sawit PT putra muda broder (PMB) yang berlokasi di Desa padang kelapo kecamatan Maro sebo Ulu kabupaten Batanghari,sebagian sudah ada yang rusak khususnya Desa padang kelopo.

Warga Keluhkan Mobil Perusahaan Sawit PT PMB Gunakan Jalan Umum

Jalan rusak itu diakibatkan Aktivitas kendaraan pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik perusahaan PT PMB yang beroperasi di wilayah itu.

Warga Keluhkan Mobil Perusahaan Sawit PT PMB Gunakan Jalan Umum

Salah seorang warga yang juga mantan kades Sarbaini mengatakan,”seharusnya perusahaan perkebunan kelapa sawit melewati jalan sendiri untuk mengangkut TBS, dengan demikian, tidak menggunakan jalan umum yang dibuat negara untuk masyarakat.”ungkapnya kepada media ini pada selasa (5/12/2023)

“Perusahaan seharusnya wajib untuk ikut merawat jalan. Bisa menggunakan dana perusahaan untuk membantu melakukan perbaikan dan peningkatan jalan, jika hanya mengandalkan Anggaran Daerah, tentu butuh waktu yang lama ujungnya, masyarakat yang dirugikan,”sambungnya.

Berdasarkan UU no. 38 tahun 2004 tentang jalan pada pasal 1 angka 5 disebutkan bahwa,jalan umum adalah jalan yang diperuntukkan bagi lalu lintas umum dan pasal 1 angka 6 disebutkan jalan khusus adalah jalan yang dibangun oleh instansi,Badan usaha perseorangan atau kelompok masyarakat untuk kepentingan sendiri.

“Sa’at pengangkutan suda pasti mengganggu kenyamanan pengguna jalan, apabila mobil pengangkut TBS kelapa sawit milik perusahaan PT PMB tersebut saat beraktifitas.” Ungkap Sarbaini

Lanjutnya. “saya berharap kepada pihak pemerintah Daerah kabupaten Batanghari dan DPRD kabupaten Batanghari dan instansi terkait untuk dapat bertindak tehadap perusahaan tersebut,” Harapnya

Media ini yang sempat mengkonfirmasi pihak PT PMB kebun sujarwo humas melalui via whatsapp sampai berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban.
(Darmawan)

Exit mobile version