Diduga Limbah PKS Cemari Aliran Sungai Muaro Jambi

Diduga Limbah PKS Cemari Aliran Sungai Muaro Jambi
Diduga Limbah PKS Cemari Aliran Sungai Muaro Jambi

Jambi, majalah global.com – Begitu banyaknya informasi, laporan masyarakat Kabupaten Muaro Jambi yang masuk ke Sekretariat TMPLHK Indonesia, juga ke Kantor Sekretariat BPN OMI-ICC Provinsi Jambi, membuat beberapa orang yang terdiri dari beberapa orang yang tergabung dalam tim, turun check lapangan, guna pembuktian kebenaran dari informasi.

Hamdi Zakaria, A.Md selaku ketua tim yang turun, notabene menjabat sebagai Wakil Ketua Koordinator Wilayah Badan Penyelidik Nasional Ombusman Muda Indonesia Provinsi Jambi, kepada media ini mengatakan, tim kami telah turun guna check kebenaran dari informasi masyarakat terkait dugaan tercemarnya anak sungai Kaos dikecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, yang diduga berasal dari PKS yang keberadaanya di seputaran KM 70.

Temuan tim, benar menemukan salah satu anak sungai yang keberadaanya berlokasi di dalam perkebunan sawit, pada aliran anak sungai ini, ditemukan, aliran air yang berwarna coklat kehitaman dan berbauk.

Baca Juga :  Puluhan Tahanan Polda Jatim Diberi Kesempatan Gunakan Hak Pilih pada Pemilu 2024

Menurut warga yang berhasil kami wawancarai di lokasi mengatakan, pencemaran ini sudah berlansung berbulan bulan lamanya, pada awalnya dahulu, ikan ikan pada mati, tetapi kondisi sungai saat ini, tidak ada yang namanya ikan dalam aliran sungai ini lagi, ungkap warga kepada tim,” papar Hamdi Zakaria.

Hamdi Zakaria juga mengatakan, saya sudah meminta waktu, kepada Manager PKS untuk memintai keterangan terkait temuan ini via WA, tetapi pihak PKS, kurang mengindahkannya.

kami juga sudah melayangkan surat kepada pihak perusahaan, belum juga ada tanggapan atau jawabanya.

Sehingga, kami melalui Badan Peneliti Nasional Ombusman Muda Korwil Provinsi Jambi, telah pula membuat laporan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi, agar temuan kami, bisa ditindaklanjuti dari kebenaran informasi.

Jika nantinya, berdasarkan hasil uji Laboratorium DLH menunjuk kan angka kadar BOD dan COD diatas ambang batas baku mutu, maka kami dari BPN OMIICC Provinsi Jambi, meminta kepada pihak terkait, memberikan sangsi sesuai yang ada pada undang undang yang berlaku,” kata Hamdi Zakaria.

Baca Juga :  Berada di Zona Hijau Penyelenggaraan Pelayanan Publik, Pj Wali Kota Mojokerto: Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Masyarakat Adalah Raja

Media ini, sudah mendatangi perusahaan guna konfirmasi, tapi dihalangi pihak scurity yang mengatakan, harus ada izin terlebih dahulu dari atasannya untuk memasuki area PKS.

Berita ini dilansir, pihak perusahaan belum berhasil di konfirmasi, hasil konfirmasi nanti akan dimuat pada edisi selanjutnya.

Redwaldi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *