Majalahglobal.com, Halmahera Selatan – Pemerintah Desa Bobo, Kecamatan Mandioli Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara mewujudkan pembangunan Sumber Daya Manusia ( SDM ) melalui program ” BOBO BERSEKOLAH “.
Program Bobo bersekolah ini di tuangkan dalam APBdes tahun berjalan dengan dua item program yakni pemberian beasiswa studi persemester untuk jenjang pendidikan Strata Satu ( S1 ) maupun S2 menyediakan kontrak asrama sebagi tempat tinggal Mahasiswa dan Mahasiswi Desa Bobo selama proses pendidikan ( kuliah ) berlangsung .
Program spektakuler dalam rangka menyediakan sumber daya manusia berdaya saing di Desa Bobo hususnya,Kabupaten Halmahera Selatan umunya ini mulai di jalankan pada Tahun 2016 periode Ke 1 hingga saat ini periode ke dua.
Kepala Desa Bobo, Kecamatan Mandioli Utara, M. Tarsan Abd Rahman Gosora saat memberikan keterangan pada wartawan Majalahglobal.com, Selasa (03/10/2023 ).
Kebijakan Pemerintah Desa pada program ” Bobo Bersekolah ” saat ini telah membiayai dua mahasiswa S2 yang satunya sudah selsai Tahun kemarin, satunya lagi insallah akhir tahun ini juga selsai. Untuk jenjang S2, Pemerintah Desa Bobo memfasilitasi biaya studi ( uang semseter hingga selesai studi ). Setelah dua orang menyelesaikan studi S2,baru kemudian dua orang lagi.
Program peningkatan Sumber Daya Manusia lewat Bobo bersekolah dianggarkan sebesar Rp.20. 000,000 ( dua Puluh Juta Rupiah ) dengan konsentrasi program pada biaya kontrak asrama tempat tinggal Mahasiswa.
untuk satu unit rumah/ Asrama ).Satu unit rumah bertempat di kelurahan Salahuddin kecamatan Ternate Tengah. dan akan melanjutkan lagi akhir tahun 2023 Mendatang.
“Sebagai Kepala Desa, saya memiliki tanggung jawab moril dalam upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia masyarakat desa Bobo.Pendidikan adalah sektor paling penting yang perlu di bijaki,program Bobo bersekolah adalah bagian integral dari visi misi saya sebagai kepala desa yang perlu saya wujudkan.” Ujar Tarsan.
Komiten Pemerintah Desa Bobo dalam mewujudkan peningkatan Sumber Daya Manusi akan terus dilaksanakan selama program Alokasi Dana Desa Masi berjalan dua Prode ini.
“Semoga adik-adik ( Masyarakat desa Bobo ) setelah menyelesaikan studi,dapat kembali ke daerah Halmahera Selatan untuk mengabdi mengambil peran postif dalam membangun daerah Halmahera Selatan umumnya dan desa Bobo Hususnya,” Tutup Tarsan.
“Mahasiswa Desa Bobo ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada Aparat Desa Bobo, Sudah berkunjung di asrma Bobo di kota ternate dan berkomnitmen melanjutkan asrma bobo kembali, kami merasa senang sekali ketika kami telah di fasilitasi tempat tinggal yang mana ini sangat membantu,” tuturnya.
“Orang tua kami tidak lagi pusing- dalam memikirkan pembayara kos yang setiap bulannya dan adanya asrama ini, selain dapat meringankan beban orang tua, ini juga dapat membantu dalam menyatukan dan mempererat tali silaturahmi kami sesama Mahasiswa dari Desa Bobo,” lanjut Karno.
Ia mengungkapkan, rutinitas mahasiswa di asrama itu saat pagi hari yaitu berkuliah dan malam harinya berdiskusi
“Rutinitas kami selain paginya pergi ke kampus, sorenya kami melakukan kerja bergotong-royong dalam membersihkan lingkungan sekitaran asrama dan kemudian malamanya kita isi dengan sedikit diskusi kecil-kecilan,” tandasnya.
Asri










