LMND Meminta Kepada Pemda Halsel Dan Aparat Penegak Hukum (APH), Beserta DPRD, Pihak Kesultanan Bacan, Segera Bersikap Tegas Agar segera Tutup Kafe Bunga Low

LMND Meminta Kepada Pemda Halsel Dan Aparat Penegak Hukum (APH), Beserta DPRD, Pihak Kesultanan Bacan, Segera Bersikap Tegas Agar segera Tutup Kafe Bunga Low
LMND Meminta Kepada Pemda Halsel Dan Aparat Penegak Hukum (APH), Beserta DPRD, Pihak Kesultanan Bacan, Segera Bersikap Tegas Agar segera Tutup Kafe Bunga Low

Majalah global.com, Halmahera Selatan – Ketua Eksekutif Kota/Wilayah, Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Kabupaten Halmahera Selatan, Muhammad Indra Manaf (Kawan Indra) mendorong pemerintah bersama instansi terkait, Aparat Penegak Hukum, serta DPRD Halsel, dan Pihak Kesultanan Bacan untuk melakukan tindakan ekstrem mencegah masuknya obat-obat terlarang jenis Narkoba (Barang Haram) dan lain sebagainya di Kabupaten Halmahera Selatan. Menurutnya, tindakan preventif harus dilakukan demi melindungi generasi penerus bangsa dan daerah dari jerat penyalahgunaan barang haram, Selasa (22/08/2023).

LMND Meminta Kepada Pemda Halsel Dan Aparat Penegak Hukum (APH), Beserta DPRD, Pihak Kesultanan Bacan, Segera Bersikap Tegas Agar segera Tutup Kafe Bunga Low

“Saya kira pemerintah dan aparat serta lembaga terkait perlu melakukan tindakan ekstrem, sebab bagaimanapun barang haram sangatlah berbahaya, bisa jadi lebih berbahaya dibanding tindakan kejahatan yang lain,”

Lanjut indra, Saya meminta Polres mengintensifkan kerjasama dengan Dinas dan lembaga lain demi memastikan Halmahera Selatan aman dari peredaran barang haram. Menurutnya harus adanya kerjasama lintas sektor demi mengoptimalkan pencegahan masuknya barang haram.

Jadi, harus ada kerja sama lintas instansi sehingga Halsel bisa menutup rapat masuknya barang haram yang sangat membahayakan ini. DPRD Halsel diminta juga turut mengawal untuk memastikan pencegahan peredaran barang haram dapat berjalan optimal”.

Saya secara Khusus, menyoroti jalur masuknya barang haram ke Halsel. Pihak berwenang harus melakukan pengawasan ketat di setiap pintu masuk terutama di tempat hiburan malam yang berada di wilayah Halsel, termasuk juga dari jalur laut,” ungkap Indra.

Lanjut indra “Sebagai daerah maritim, Halsel punya banyak jalur masuk dari jalur laut. Saya tegaskan, tutup akses jalur-jalur tikus sehingga kita tidak kecolongan. Tentunya ini memerlukan kerja bersama,”

Sebelumnya diberitakan bahwa kondisi Halsel, cukup mengkhawatirkan akibat maraknya pengguna dan atau peredaran barang haram. Karena Peredaran barang haram diduga terjadi di salah satu Kafe di Halmahera Selatan beralamat di Desa Marabose Kecamatan Bacan, sebagai salah satu Kafe yang menjadi titik awal beredarnya barang haram tersebut.

Berdasarkan hasil investigasi kami, kurangnya perhatian Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menindak tegas Kafe Bunga Low karena diduga ada bekingan terhadap kafe tersebut, konon kabarnya ada hubungan keluarga dekat Pemilik Kafe Bunga Low dengan salah satu oknum pejabat Pemda Halsel yang memback-up Kafe tersebut.

Untuk itu kami mendesak Pemda Halsel beserta Aparat Penegak Hukum (APH), Pihak Kesultanan Bacan serta Instansi terkait, DPRD dan lainnya di Kabupaten Halmahera Selatan agar segera bertindak. Jika menginginkan generasi muda terhindar dari bahayanya barang haram, dengan cara “Tutup Kafe Bunga Low” dan Tangkap “Pemilik Kafe”, demi memutuskan mata rantai beredarnya barang haram itu,” Tutupnya. (fik.A)

Exit mobile version