IAI AL-Qolam Malang, majalah global.com – Siapa bilang keterbatasan finansial menghambat seseorang meraih mimpi di bangku kuliah bahkan berprestasi. Buktinya, predikat membanggakan berhasil diraih Syaifudin Zuhri. Lantaran meraih gelar sarjana hanya dalam tempo 3.6 tahun saja dan berpredikat Lulus Dengan Pujian atas Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3.66.
Kesungguhan dan kedisiplinan membuat putra asli desa Bantur, Kab. Malang ini juga berhasil menyelesaikan studinya tanpa harus menyelesaikan skripsi. Terhitung sejak awal semester 5 sampai awal semester 6, Syaifudin Zuhri telah menerbitkan 3 jurnal terakreditasi Sinta dimana salah satunya terbit bulan november kemarin berjudul “Analisa Fungsi sastra lisan penamaan desa Bantur Kecamatan Bantur Kabupaten Malang(Tinjauan Sastra lisan) ” serius digarapnya atas bimbingan Dr. Moh Ahsan Shohifur Rizal, M. Pd., pun meraih menggondol nilai (A).
Rupanya, mahasiswa Fakultas Tarbiyah angkatan 2019 ini juga sarat prestasi di bidang non akademik. Tengok saja, Zuhri juga aktif di Organisasi Ekstra kampus yakni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan juga aktif sebagai kontributor di media PC Nahdlatul Ulama Kab. Malang (LTN NU Kab. Malang)
Dalam acara yudisium kemarin Syaifudin Zuhri juga mendapatkan penghargaan sebagai Yudisi terbaik di Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Institut Agama Islam (IAI) Al-Qolam Malang.
Dalam rangkaian wisuda pada tanggal 20 Maret 2023, Syaifudin Zuhri terpilih sebagai penyampai kesan pesan dimana Dia menyampaikan beberapa semangat perjuangan dari bung Karno dalam menggapai sebuah cita- cita.
“Jika kita memiliki keinginan yang kuat dari dalam hati, maka seluruh alam semesta akan bahu membahu mewujudkannya”, ucapnya di panggung kehormatan wisuda S1 dan program pascasarjana institut Agama Islam (IAI) Al-Qolam Malang. (Yongki).










