Lamongan, majalah global.com – Program Revitalisasi Perkapalan Tradisional sebagai bagian dari Program Revitalisasi Dan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi merupakan bagian dari upaya untuk menguatkan budaya bahari Indonesia, khususnya bidang perkapalan tradisional.

Melalui Program ini, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) dan SMKN 3 Buduran sebagai instansi yang ditunjuk untuk melakukan pembangunan kapal, telah berhasil membangun 2 kapal yaitu :
1. Kapal Sunan Drajat (Kapal Pencalang), yang dibangun oleh PPNS dan 2. Kapal Putri Mayang Madu ( Kapal Ijon- ijon), yang dibangun oleh SMKN 3 Buduran, Senin (13/03/2023), di Pelabuhan ASDP Paciran, Jl. Raya Dandeles No. 111 Paciran, Kec. Paciran, Kab. Lamongan, Jawa Timur.
Hadir serta Dirjen Diksi, Dirjen Kebudayaan, Direktur PPNS, Kepada SMKN 3 Buduran dan seluruh para undangan, dalam peresmian Kapal Karya Insan Vokasi.

Dalam peresmian kapal dilakukan prosesi pecah kendi ke lambung kapal dan pembukaan tirai nama kapal, dan penyerahan plakat kepada mitra industri oleh Direktur Mitra DUDI kepada PT. Tunas Maritim Global, PT Samudera Sinar Abadi, PT Blambangan Bahari Shipyard.
Dalam peluncuran 2 Kapal Hibah PPNS Program Matching Fund dan juga Peresmian Kapal Karya Insan Vokasi, hal yang membuat merasa bangga 2 nahkoda asal Tlocor, nama Ipo Dwi Setiyono warga Desa Kupang Lor RT: 002 RW 001, Kec. Jabon, dan Sundianto warga Dusun Pandansari RT: 016 RW 005 Kedung Pandan Jabon, mendapatkan suatu kehormatan untuk bisa menahkodai peluncuran 2 Kapal PPNS.
Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Moh Basuki Rahmat, S.T, M.T ., memberikan keterangan kepada kedua nahkoda tersebut untuk menahkodai kapal, dan kapal tersebut merupakan hasil Riset yang dilakukan oleh Dosen Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.
“Kapal ini sedang dalam ujicoba selama 1 tahun dan kapal akan berlayar dari Tlocor Sidoarjo menuju Lamongan Via Jalur Laut pada tanggal 11 Maret – 15 Maret 2023,” terangnya.
Nahkoda Sundianto mengungkapkan rasa bahagianya saat berada di kapal,” enak, stabil dan sangat cocok dipakai ditengah samudera ombak,” ungkapnya saat diwawancarai oleh media majalah global.com.
Sukses selalu PPNS dan Karya Insan Vokasi untuk Jawa Timur khususnya, dan semoga bentuk pengabdian kepada masyarakat bisa terus berkelanjutan. (Ldy)










