mahkota555

Pembukaan KKN Kelompok 9 IKHAC Disambut Hangat Pemerintah Desa Kunjorowesi

Pembukaan KKN Kelompok 9 IKHAC Disambut Hangat Pemerintah Desa Kunjorowesi
Prosesi Potong Tumpeng

Majalahglobal.com, Mojokerto – Mahasiswa Institut Pesantren KH Abdul Chalim (IKHAC) kelompok 9 yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) mendapat sambutan baik dari para masyarakat desa serta perangkat desa Kunjorowesi, kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis, (23/02/2023) siang.

 

Agenda kegiatan pembukaan KKN IKHAC 2023 merupakan bentuk penyambutan Dalam Kegiatan pembukaan membicarakan mengenai program-program Kerja pengabdian masyarakat Program kerja yang akan dilaksanakan oleh kelompok 12 yakni mengembangkan permasalahan Desa, Pendidikan, Sosial-Budaya.

 

Kegiatan acara pembukaan ini di sambut baik oleh perangkat desa dari bapak Susi Darsono selaku kepala pemerintahan Desa kunjorowesi menyambut senang kedatangan mahasiswa KKN Institut Pesantren KH Abdul Chalim,

 

“Wilayah Desa Kunjorowesi Kecamatan Ngoro merupakan Desa terluas di kabupaten Mojokerto dengan berbagai potensi dari segi alamnya yaitu daerah pertambangan, serta pariwisatanya dan menjadi salahsatu tempat destinasi wilayah pegunungan

 

Lebih lanjut dikatakan, “Atas nama pemerintah Desa kunjorowesi dan masyarakat sekitarnya dengan tulus dan ikhlas saya akan terima saudara-saudara sekalian dengan ini dimulai.”

 

Sementara itu, Agus Ali Muhyiddin selaku ketua Tanfidziah desa Kunjorowesi menyambut baik Karena pada dasarnya mahasiswa IKHAC di latar belakangi pendidikan pesantren hal ini sebagian percontohan yang identitasnya selalu menghidupkan masyarakat

 

“Alhamdulillah kami sangat berterima kasih karena telah mempercayakan kembali desa Kunjorowesi sebagai tempat pengabdian masyarakat mahasiswa KKN Institut Pesantren KH Abdul Chalim dan melanjutkan program kerja, Saya berharap para mahasiswa dapat melanjutkan program kerja lebih baik sehingga mendapatkan pengalaman yang luas terutama di pendidikan yang ada di desa Kunjorowesi”. Ujar ketua Tanfidziah NU Kunjorowesi

 

Tokoh masyarakat Nahdatul Ulama(NU) tersebut memberikan wejangan terkait menjadi salahsatu orang yang selalu memberikan manfaat kepada semua orang

dimna kita berada harus menanamkan kebaikan dan Menjadi pribadi yang bermanfaat adalah salah satu karakter yang harus dimiliki oleh seorang Muslim.

 

“Mengapa Harus Menjadi Pribadi Yang Bermanfaat? Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”, tambah Gus Ali Muhyiddin selaku ketua Tanfidziah NU

 

Agenda pembukaan juga diakhiri dengan wejangan dari bapak Muhammad Romli S.Sy., M.H. selaku Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN 2023 Kelompok 9 untuk memberikan motivasi kepada kelompok nya untuk dapat berkontribusi terhadap masyarakat di desa ini.

 

“Saya mengharapkan agar bisa membantu kegiatan yang ada di desa Kunjorowesi, Dengan cara mentransfer ilmu yang telah didapatkan selama berada di bangku perkuliahan Institut Pesantren KH Abdul Chalim. Dengan ilmu yang telah diberikan tersebut juga diharapkan mampu mengembangkan desa Kunjorowesi menjadi desa yang semakin maju”. Pungkasnya (Ade/Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *