Lebih lanjut Gus Afif mengatakan, bahwa saat ini Romo Kiai Asep memiliki cita-cita dan ingin mengabdikan diri yang lebih besar kepada masyarakat. Dan untuk mewujudkan cita-cita yang besar harus memiliki kekuatan yaitu dari jalur kekuasaan dan polilik.
“Untuk mencapai cita-cita yang besar juga harus memiliki kekuatan yang besar pula, makanya itu untuk mewujudkan itu, Romo Kiai Asep mencalonkan saya sebagai DPR RI. Jadi saya mohon doa restunya dari panjenengan untuk mencalonkan sebagai Bacaleg DPR RI dari partai PAN,” jelas Gus Afif.
Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Mojokerto, H. Mohammad Santoso, S.E. menjelaskan faktor-faktor kenapa harus memilih Gus Afif menjadi DPR RI, Sabilla menjadi DPRD Provinsi Jatim dan Mustakim menjadi DPRD Kabupaten Mojokerto.
“Gus Afif ini adalah Bacaleg DPR RI dari Mojokerto, lulusan S3, kuliahnya di negara Mesir dan merupakan putra dari Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Romo Kiai Asep Saifuddin Chalim. Kemudian Mbak Sabilla ini lulusan perguruan tinggi negara Cina. Sebelumnya Mbak Sabilla mondok di Al Izzah Malang. Perlu diketahui, Cina itu terkenal dengan budayanya kerja keras, hemat dalam ekonomi dan mampu bersaing. Sementara Pak Mustakim ini adalah pekerja keras. Dulu waktu pileg 2019 tidak ada yang menyangka seorang sopir seperti Pak Mustakim bisa jadi DPRD Kabupaten Mojokerto,” ungkap Santoso. (Jay)










