“Tambang ini Sudah Jalan 1 Bulanlah dan sempat berhenti 2 minggu karena didatangi oleh Polisi,” katanya.
Warga yang minta namanya dirahasiakan itu juga menjelaskan bahwa lokasi penambangan adalah kepunyaan Saklim dan bekas smelter sedangkan untuk pembuangan limbah yang berada diluar pagar kepunyaan orang lain.
Sementara Kapolres Bangka AKBP Taufik Noor Isya saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp belum memberikan tanggapan. (Citra)










