Majalahglobal.com, Halsel – Puluhan Personil Polres Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Provinsi Maluku Utara serta sejumlah TNI diterjunkan ke pelabuhan Ferry Desa Sayoang Kecamatan Bacan Timur Kabupaten Halmahera Selatan mengamankan terduga pelaku penganiayaan.
Dari hasil pantauan Media Majalahglobal.com Biro Halmahera Selatan pada tanggal 3 Januari 2023 sekitar jam 08:00 Waktu Indonesia Timur.
Terlihat, Kapolsek Bacan Timur Halsel dan kedua Anggotanya bersama sejumlah Anggota TNI Kodim 1509/Bacan serta tiga orang Anggota Propam Halsel berusaha memberikan pemahaman ke ratusan warga asal Desa Sayoang yang sedang mengamuk di pelabuhan ferry.
Mereka mendesak pihak ABK kapal mengeluarkan salah satu terduga pelaku yakni Eruk penganiaya ketiga orang korban Suami Istri dan satu orang Anak perempuan berusia 7 Tahun yang telah dianiaya sejumlah warga Masyarakat Desa Kuo Kec. Gane Timur Selaan (Halsel).
Hal itu dibenarkan salah satu keluarga korban yang mengatakan kejadian tersebut.
“Bermula kaponakan saya perempuan nama Tila dan suaminya atas nama Ato dan 1 orang anak perempuannya berusia 7 Tahun yang masih berada di Desa kuo. Jadi Anak dan kedua orang tuanya menjadi korban dianiaya sejumlah pelaku disana gegara pemilihan Kepala Desa. Kebetulan saat ini pelaku berada dalam Kapal Ferry. Sebab saya sekeluarga menerima Informasi kalau salah satu pelaku dari Desa Kuo menuju Pulau Bacan menggunakan Kapal Ferry,” ungkap Dedi yang merupakan paman korban.
Lebih lanjut dikatakannya, sehingga pihaknya maupun diluar dari keluaraga korban meminta agar pelaku secepatnya dikeluarkan dari Kapal.
“Karena kami yakin pelaku masih disembunyikan dalam Kapal,” tutur Dedi.
Tak menunggu waktu lama, terlihat puluhan Anggota personil polres Halamahera Selatan turut diterjunkan ke TKP guna mengamankan pelaku.
Sementara, Kapolsek Bacan Timur Halsel. IPDA Asrimudin saat dikonfirmasi mengaku kewalahan mengamankan pelaku dari Kapal Ferry.
“Kami sempat terkendala amankan pelaku karena terlalu banyak massa dan sebagian besar sudah mabuk minuman keras. Akhirnya kami memutuskan untuk meminta bantuan dari Polres Halsel agar dapat membantu di TKP. Setelah bantuan personil dari Polres tiba kami pun masih kesulitan amankan pelaku. Namun semua Anggota yang berada di TKP tak tinggal diam mencari solusi agar dapat mengamankan pelaku. Dengan berbagai cara yang kami usahakan akhirnya pelaku saat ini sudah dapat kami amankan di Polres Halsel,” jelas Kapolsek.
Lebih lanjut dikatakannya, terkait terduga pelaku pihaknya belum dapat simpulkan kronologis kejadiannya seperti apa karena ada sebuah video saat kejadian di Desa Kuo.
“Ditunjukkan ke kami tetapi videonya terlihat gelap karena kejadiannya di malam hari sehingga kurang begitu jelas kelihatannya. Apa lagi dari pengakuan korban sendiri bahwa usai kejadian pihak korban belum melaporkan ke pihak kepolisian setempat. Untuk itu, kami masih terus dalami lebih dalam lagi persoalan kasus tersebut,” ucap Kapolsek. (Kandi/Red)










