Korban Laka Diantar ke RS yang Jauh, Ketua DPRD Kota Mojokerto Kritisi RS yang Berikan Fee

Korban Laka Diantar ke RS yang Jauh, Ketua DPRD Kota Mojokerto Kritisi RS yang Berikan Fee
Ketua DPRD Kota Mojokerto saat memberikan sambutan

Majalahglobal.com, Mojokerto – Ketua DPRD Kota Mojokerto dari Fraksi PDIP, Sunarto mengadakan serap aspirasi (Reses) Tahap III Tahun Anggaran 2022, Jumat (16/12/2022) di Jalan Nangka, Perumahan Magersari, Kota Mojokerto.

 

Sunarto mengungkapkan, PDIP punya cita-cita hattrick. Ia berharap yang hadir disini bisa bersinergi untuk meraih kemenangan di tahun 2024 untuk kemajuan bangsa.

 

“Marilah kita berfikir bersama untuk bangsa ini. Untuk pemilu yang akan datang, harapan saya pribadi buatlah suasana yang sekondusif mungkin. Jangan sampai ada konflik antar tetangganya. Misalnya ada tim sukses di tingkat RT, kemudian ada yang tidak diajak rekreasi karena kurang aktif. Maka akan terjadi perpecahan di lingkungan tersebut,” ungkap Sunarto.

 

Disinggung pentingnya ada IGD di Puskesmas Kedundung, Sunarto menyampaikan sangat setuju dengan usulan pentingnya ada IGD di Puskesmas Kedundung.

 

“Saya dulu bekerja di Rumah Sakit Dian Husada. Jadi biasanya jika ada kecelakaan, korbannya itu tidak diantar ke rumah sakit terdekat, melainkan di antar ke rumah sakit yang memberikan fee. Padahal jelas aturannya harus diantarkan ke rumah sakit terdekat karena korban kecelakaan butuh kecepatan dalam pertolongan pertama. Nanti pasti akan saya sampaikan usulan pentingnya ada IGD di Puskesmas Kedundung. Puskesmas Kedundung itu lahannya masih ada. Jadi masih bisa membangun IGD disana,” jelas Sunarto. (Jay)

Exit mobile version