mahkota555

Ning Ita Resmikan 11 IPAL Komunal yang Tersebar di Tiga Kecamatan Kota Mojokerto

Ning Ita Resmikan 11 IPAL Komunal yang Tersebar di Tiga Kecamatan Kota Mojokerto
Ning Ita saat memberikan sambutan

Majalahglobal.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meresmikan 11 Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal yang tersebar di sejumlah lingkungan di tiga kecamatan Kota Mojokerto, Kamis (15/12). Persemian tersebut secara simbolis dipusatkan di IPAL Komunal lingkungan Ketidur RT. 8 RW. 2, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon.

 

“Ini semata-mata kami laksanakan secara terus-menerus, berkelanjutan, dalam rangka kami ingin seluruh masyarakat di Kota Mojokerto, di setiap lingkungan, sehat,” ungkap wali kota.

 

Perlu diketahui, Pemkot Mojokerto sendiri telah menerima penghargaan predikat Open Defecation Free (ODF), dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di tahun-tahun sebelumnya.

 

Sehingga dengan terus berlanjutnya pembangunan IPAL Komunal tahun ini menjadi bukti komitmen dan konsistensi Pemkot Mojokerto dalam membangun sanitasi sehat bagi masyarakat.

 

Wali kota Ika menambahkan, pihaknya menyadari betul jika kesehatan tubuh manusia sangat dipengaruhi oleh kesehatan lingkungannya. Kesehatan lingkungan salah satunya dinilai dari kualitas air yang biasa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari warga.

 

“Demi kesehatan warga Kota Mojokerto, tahun depan kami juga akan tetap menyisir apabila masih ada lingkungan yang belum memiliki sanitasi yang sehat,” tegas perempuan yang akrab disapa Ning Ita ini.

 

Lebih lanjut, berdasarkan laporan Kepala Dinas PUPR Kota Mojokerto Mashudi, pembangunan IPAL Komunal dibiayai dengan DAK (Dana Alokasi Khusus) dan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun 2022. Dengan rincian 10 unit menggunakan DAK dan 1 unit dibiayai DAU. Dengan total dana sebesar Rp 4,4 miliar.

 

Pasca pembangunan IPAL Komunal, diharapkan warga yang terhimpun dalam Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di sekitar masing-masing lokasi IPAL Komunal dapat senantiasa bergotong-royong merawat dan menjaga sarpras tersebut. Sehingga kebermanfaatan yang dirasakan tidak hanya jangka pendek, tapi jangka panjang. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *