Majalahglobal.com, Mojokerto – Guna pematangan dalam menyambut Pemilu yang direncanakan digelar pada tanggal 14 Februari 2024. Bawaslu Kabupaten Mojokerto menggelar Launching Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dan Penandatanganan Pakta Integritas Sentra Gakkumdu Kabupaten Mojokerto di Hotel Aston, Kenanten, Puri, Mojokerto Selasa (13/13/2022) malam.
Aris Fahrudin Asy’at, S.Pd.l, Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto menuturkan, terkait dengan sentra gakkumdu pada pemilihan umum tahun 2024, sebagaimana amanat UU Nomor 07 Tahun 2017 telah mengatur mekanisme penegakan hukum tindak pidana pemilu, pada pemilu 2024.
Adapun unsur sentra Gakkumdu terdiri dari Bawaslu dan jajaranya. Mulai dari Bawaslu RI hingga Bawaslu tingkat Kabupaten/Kota, Dan yang kedua unsur Kepolisian dan jajaranya mulai dari Mabes Polri hingga Polres, dan yang ketiga Kejaksaan dan jajaranya dari Kejaksaan Agung hingga Kejaksaan Negeri. “Tugas penegakan Pemilu yang dibebankan di Gakkumdu tidaklah ringan,” jelas Aris.
Lebih lanjut Aris menambahkan, Bawaslu masih dihadapkan dengan persoalan yang disaat pelaksanaan jelang Pemilu maupun saat pelaksanaan Pemilu. “Dengan tantangan yang begitu besar maka. Bawaslu, akan melakukan pengawasan sejumlah prlanggaran Pemilu terutama dengan maraknya politik uang, mahar politik dan netralitas ASN, politik sara , Hoax serta kampanye hitam,” terang Aris.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto Nugroho Budisulistyo dalam kesempatan ini sangat mengapresiasi kegiatan Launching Gakkumdu oleh Bawaslu. Momentum 2024 harus diawali mulai dari sekarang karena 2024 bukan hanya pemilu Legislatif dan juga Pilpres namun juga Pilkada serentak
”Atas nama ibu bupati saya sampaikan semoga dengan dilaunching Gakkumdu ini, mudah-mudahan Bawaslu bisa bekerja dengan baik dan pemilu 2024 bisa berjalan dengan baik,” terang Kepala Bakesbangpol.
Disisi lain, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Gaos Wijaksono, S.H, M.H juga sangat mengapresiasi atas dilaunchingnya sentra Gakkumdu di Kabupaten Mojokerto ini, mengingat tahun 2023 sudah memasuki tahun politik maka mulai melakukan antisipasi sejak dini ancaman atau ganguan habatan dan tantangan serta menindaklanjuti proses hukum jika terjadi tindak pidana pemilu.
“Untuk menghadapi tahun politik ini, saya telah menunjuk beberapa para jaksa masuk dalam tim di sentra Gakkumdu, namun saya berharap tidak terjadi adanya kecurangan dalam pemilu di wilayah Kabupaten Mojokerto,” ungkap Gaos. (Jay)










