Pakai Pendekatan Persuasif, 150 PKL Pasar Tanjung Anyar Sepakat Direlokasi

Pakai Pendekatan Persuasif, 150 PKL Pasar Tanjung Anyar Sepakat Direlokasi
Tim Gabungan Relokasi Pasar Tanjung Saat Pendekatan Persuasif

Majalahglobal.com, Mojokerto – Tim gabungan relokasi pasar tumpah tanjung anyar kembali turun melakukan pendekatan persuasif kepada pedagang kaki lima (PKL) di jalan KH Nawawi, Residen Pamuji dan HOS Cokroaminoto, Kamis (3/11/2022).

 

Tim yang terdiri dari Satpol PP Kota Mojokerto, Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mojokerto, Kesbanglinmas Kota Mojokerto, Kodim 0815/Mojokerto dan Polresta Mojokerto memberi arahan secara langsung ke para pedagang untuk menuju lokasi relokasi yang ditentukan.

 

Kasatpol PP Kota Mojokerto, Modjari menuturkan, agenda hari ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat tim relokasi yang dipimpin Sekdakot Mojokerto, Rabu (2/11/2022).

 

“Hari ini kita lakukan pendampingan serta memberi arahan sesuai data yang ada untuk menuju lokasi yg ditentukan. Alhamdulillah 90 persen pedagang sudah bersedia di relokasi,” terang Modjari.

 

Menurut Modjari, deadline penertibannya adalah Jumat (4/11/2022). Jika mereka masih bergeming, akan diberi surat peringatan 1 hingga 3.

 

“Surat peringatan pertama berlaku 7 hari, sedang peringatan 2 dan tiga berlaku masing-masing tiga hari. Paling lambat 13 hari kedepan semuanya sudah harus pindah,” tegas Modjari.

 

Sementara itu, Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya menjelaskan, pedagang ditawari untuk membongkar sendiri atau dibantu membongkar, dan mengangkut sendiri atau dibantu mengangkut.

 

“Terdapat kurang lebih 17 armada yang kita siapkan, terdiri dari 6 truk dan 11 sejenis pick up untuk membantu relokasi PKL. Pendekatan dengan memberikan jasa bongkar dan jasa angkut ini dilakukan karena diantara pedagang masih saling menunggu. Mereka khawatir jika relokasi tidak dilakukan serentak maka tempat yang mereka tinggalkan akan diisi oleh pedagang baru,” ungkap Ani.

 

Menurut Ani, Pengerahan bantuan bongkar dan angkut ini diharapkan akan mendorong 55 pedagang lainnya untuk segera mendaftar dan relokasi ke lokasi baru. Informasi terbaru, dari 205 pedagang hanya 150 yang sepakat dan telah mendaftar lokasi baru. Sedangkan 55 pedagang yang sudah disiapkan lokasi barunya belum ada kata sepakat atau berubah pikiran

 

“Pendaftaran relokasi di lokasi baru, sementara sudah ditutup pada 28 Oktober 2022, selebihnya akan kita layani kembali pada 7 November 2022. Untuk data lokasi relokasi 150 pedagang adalah Pasar Tanjung sebanyak 68 pedagang, Rest Area 36 pedagang, Pasar Prapanca 21 pedagang dan Pasar Kliwon 25 pedagang,” jelas Ani.

 

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya akan mengupayakan pembersihan lapak liar di jalan Kertoraharjo agar pedagang yang direlokasi masuk ke Pasar Tanjung lebih nyaman.

 

“Pembersihan akan kita lakukan pada Jum’at dan Sabtu, 4-5 November 2022. Upaya ini kita tempuh untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pembeli dan pengguna jalan serta menyiapkan Kota Mojokerto sebagai Kota Pariwisata,” tutup Ani. (Jay/Adv)

Exit mobile version