mahkota555

Dua Profesor dan Satu Doktor Mengapit Alini Ghoni

Dua Profesor dan Satu Doktor Mengapit Alini Ghoni
(Talk Show : Integrasi Agama, Sains dan Teknologi sebagai Basis Keunggulan Madrasah)

Majalahglobal.com, Jakarta – Selasa, 12 Oktober 2022 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta merupakan tonggak sejarah bagi Alini Ghoni Ramadhani Putri. Setelah beberapa bulan lalu di nobatkan sebagai Duta Putri Pendidikan Indonesia.

 

Betapa tidak, ia diminta menjadi narasumber Talk Show Integrasi Agama, Sains dan Teknologi sebagai Basis Keunggulan Madrasah bersama Prof. Akh. Muzakki, M.Ag, Grad. Dip.SEA, M.Phil, Ph.D ( Rektor UIN SUNAN AMPEL Surabaya dan Prof. Nurul Taufiqur Rohman, Ph.D ( Ilmuwan Nano, BRIN) serta Dr.Ing.H. Ilham Akbar Habibie Dpl. Ing, M.B.E ( Pakar Teknologi Indonesia)

Wakil Menteri Agama Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si.

 

Melalui Kompetisi Sains Madrasah dapat memberikan semangat dan motivasi kepada guru-guru dan siswa-siswi madrasah untuk selalu menunjukkan karya-karya inovatif, yang memberikan sumbangsih untuk kemajuan bangsa dan negeri kita.

Seiiring perkembangan geo politik dan geo strategis, baik dilingkungan regional maupun internasional, Indonesia diperkiran akan menghadapi berbagai tantangan yang tidak nyaman pada tahun 2045.

 

Perkembangan dan dinamika pasca revolusi industri 4.0 dan society 5.0 tetap akan menghadirkan masalah-masalah klasik. Yang terkait dengan tantangan dan peluang dalam isu-isu seperti ketahanan pangan dan keamanan energi.

 

Seiiring kompetisi antar bangsa yang semakin ketat, bangsa-bangsa yang memiliki daya saing tinggi berpeluang memenangkan persaingan itu. Sebaliknya yang memiliki daya saing yang terbatas dan rendah menyebabkan bangsa tersebut tertinggal dibelakang.

 

Ciri persaingan masa depan bukan lagi ditandai konteks globasliasi abad ke-20, tetapi globalisasi yang bertaraf digital, peningkatan kualitas pendidikan untuk menciptakan generasi emas Indonesia 2045. Generasi emas 2045 merupakan genarasi yang saat ini berada pada usia sekolah jenjang pendidikan anak usia dini dan jenjang menengah, diharapkan menjadi generasi unggul yang mampu menguasai dan memanfaatkan perkembangan sains dan teknologi.

 

Untuk melejitkan daya saing bangsa diberbagai bidang bahkan mampu berkreasi dan berinovasi untuk memajukan bangsa Indonesia, selain memiliki kompetensi abad ke-21. Generasi ini harus memiliki karakter ke Indonesiaan dan komitmen yang kuat terhadap ideologi pancasila dan nilai-nilai moderasi beragama. Dengan menyadari jati dirinya sebagai bangsa Indonesia yang berwawasan pancasila, maka diharapkan mentalitas sumber daya manusia Indonesia akan bangkit dan bergerak demi mewujudkan visi Indonesia 2045.

Madrasah sebagai satuan pendidikan formal dibawah binaan Kementerian Agama Republik Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan umum dan kejuruan dengan bahasan agama islam harus terlibat aktif dalam upaya mewujudkan visi Indonesia 2045.

Alini Ghoni Ramadhani Putri mengatakan awalnya itu bermula dari duta pendidikan provinsi jawa timur. “Jadi setiap provinsi nomornya itu dikirim dan saya satu-satunya yang siswa madrasah yang pada saat itu berkompetisi di bandung dengan temen-temen SMA”, katanya.

Untuk menjadi orang nomor satu di Duta Putri Pendidikan Indonesia penuh perjuangan dan persaingan yang ketat untuk menuju prestasi nasional.

Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya mengatakan Kompetisi Sains Madrasah sebaga alat untuk mempersiapkan masa depan bangsa yang lebih baik. “karena itu saya selaku rektor uin sunan ampel surabaya tahun depan tahun 2023 sudah menyiapkan 100 paket beasiswa untuk siswa tahfidz. Kepada seluruh ibu bapak saya persilahkan nanti tunjukkan data putra-putri yang mengikuti ksm ini untuk kemudian mendaftar di uin sunan ampel surabaya karena tahun depan sudah saya siapkan 100 beasiswa bagi peserta ksm”, ujarnya.

 

Ini kami lakukan sederhana sekali masa depan indonesia itu madrasah, madrasah itu masa depan indonesia. Dua hal ini bagian dari nafas kita semua , maka sudah menjadi kewajiban kita semua untuk kita persiapkan sebaik mungkin. Jadi saya mengajak kepada ibu bapak guru silahkan persiapkan putra putri ibu untuk mengikuti ksm dan sekaligus kami sudah siapkan 100 beasiswa bagi siswa-siswi ibu yang masuk finalis ksm.

 

Bagi kepala MAN Lumajang memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Alini Ghoni yang sudah membawa nama harum MAN Lumajang. Luar biasa Alini ketika ada salah satu peserta KSM Nasional bertanya ” bagaimana caranya mencari jadi diri (PD) ketika kita dalam kondisi labil..??.

Ia menjawab “tunjukkan prestasi kalian yang sudah dilakukan, jangan melihat kebelakang” katanya.

 

Bapak Edi Nanang Sofyan Hadi, S.Ag.M.Pd selaku Kepala MAN Lumajang juga berpesan untuk meneruskan mengukir sejuta prestasi Alini Ghoni. “Agar menjadi inspirasi madrasah se Indonesia, Madrasah Mandiri Berprestasi Bangkitkan Negeri ” harapnya.

 

Penulis Edi Nanang Sofyan Hadi, S.Ag.M.Pd Kepala MAN Lumajang

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *