Majalahglobal.com, Mojokerto – Dalam rangka memperingati HUT Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) ke-35 dan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) ke-62. Pengurus Daerah Kota dan Kabupaten Mojokerto IPPAT mengadakan kegiatan IPPAT Masuk Desa, Sabtu (1/10/2022) di Camping ground, Outdoor, Dolanan (COD) Tegal Klopo, Dusun Pacet Selatan, Desa Pacet.
Ketua IPPAT Pengurus Wilayah (Pengwil) Jatim, Isy Karimah Syakir,S.H.,M.H.,M.Kn. mengucapkan terima kasih banyak atas terselenggaranya acara ini.
“Kegiatan dari pagi tadi hingga siang ini Alhamdulillah telah berjalan lancar. Pagi tadi kita mulai dengan acara funwalk, pengobatan gratis, baksos, penyuluhan materi kewarisan dan hukum pertanahan,” ungkap Isy.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Setiyo Adi Saputra, S.H., M.Kn. menyampaikan terima kasih banyak atas kehadiran BPN Kota dan Kabupaten Mojokerto.
“Acara ini adalah wujud sinergitas IPPAT dengan BPN. Semoga dengan adanya acara IPPAT masuk desa, seluruh masyarakat Mojokerto bisa lebih sadar atas kepastian hukum kepemilikan tanahnya,” jelas Setiyo.
Disisi lain, Kepala Desa Pacet, Yadi Mustofa bersyukur acara IPPAT masuk desa bisa dilaksanakan di COD Tegal Klopo. COD Tegal Klopo masuk dalam unit usaha wisata BUMDES Pacet. COD Tegal Klopo diharapkan dapat menggerakkan perekonomian bagi warga desa setempat.
“Jadi objek wisata ini menyediakan permainan tradisional yang hampir punah dan menjauhkan manusia dari gadget. Tarif masuk ke COD Tegal Klopo bukanlah sistem tiket. Namun diberlakukan sewa lahan. Jadi tidak ada tiket masuk untuk pengunjung. Akan tetapi, jika pengunjung ingin bermalam atau camping, barulah dikenakan sewa lahan sebesar Rp 10.000,” ungkap Yadi.
Lebih lanjut dikatakannya, tarif parkir yang dikenakan juga sangat terjangkau. Hanya Rp 5.000 untuk kendaraan roda 2 dan Rp 10.000 untuk kendaraan roda 4. Fasilitas yang ada juga tergolong lengkap meskipun lokasinya terletak di puncak bukit. Mulai dari kamar mandi, listrik, musala, camping ground hingga beragam spot foto kekinian dengan view siang hari serta malam hari yang sangat memukau.
“Jam operasional yang terbuka sepanjang hari selama 24 jam di COD Tegal Klopo lebih mengutamakan penerapan sistem reservasi terlebih dahulu. Namun, pengunjung juga dapat langsung menuju lokasi jika hanya sekedar berfoto ria,” ujar Yadi.
Masih kata Yadi, akses menuju lokasi merupakan jalan aspal serta jalan batako. Semakin mempermudah pengunjung menuju lokasi dengan suasana alam yang tenang dan damai, ditambah dengan udara sejuk khas pegunungan kawasan Pacet. Hal itu tidak lepas dari lokasinya yang berada di ketinggian 868 mdpl, persis di lereng Gunung Welirang yang menjulang.
“Semoga dengan adanya kegiatan IPPAT masuk desa ini, Wisata COD Tegal Klopo bisa makin dikenal dan masyarakat Desa Pacet semakin sadar pentingnya Sertifikat kepemilikan tanah,” harap Yadi. (Jay/Adv)
