mahkota555

Peringati Hari Anak, Ning Ita Janji di Tahun 2023 Bakal Ada Tambahan 4 Taman Publik Bebas Asap Rokok

Peringati Hari Anak, Ning Ita Janji di Tahun 2023 Bakal Ada Tambahan 4 Taman Publik Bebas Asap Rokok
Ning Ita saat diwawancarai awak media

Majalahglobal.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, S.E memperingati peringatan hari Anak Nasional tahun 2022 di RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Sabtu (23/7/2022).

 

Dalam peringatan kali ini, ada pertunjukkan tari dan menyanyi dari anak berkebutuhan khusus Kota Mojokerto untuk menghibur seluruh tamu undangan.

 

Dalam sambutannya, Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita mengapreasiasi anak-anak Kota Mojokerto yang telah memberikan penampilan terbaiknya.

 

“Mereka telah menunjukkan bakat dan potensi diri masing-masing dengan berbagai kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh anak-anak kita. Anak-anak berkebutuhan khusus adalah bagian dari sumber daya manusia Kota Mojokerto yang wajib mendapatkan perhatian dari kita semuanya. Mereka memiliki hak yang sama dengan anak-anak yang lain untuk mendapatkan porsi di dalam program kegiatan fasilitasi yang ada di Kota Mojokerto,” ungkap Ning Ita.

 

Ning Ita mengucapkan terima kasih kepada RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo yang selama ini tidak hanya memberikan pelayanan medis tapi juga pendampingan kepada anak-anak berkebutuhan khusus.

 

“Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Setiap manusia terlahir khusus dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Begitupun mereka, di balik kekurangannya kita harus ulet, sabar dan telaten untuk menggali apa kelebihan yang mereka miliki. Allah telah menciptakan mereka dengan keunikannya masing-masing,” jelas Ning Ita.

 

Ning Ita memaparkan, ia pernah membaca sebuah biografi seorang anak Indonesia yang sedari kecil orangtuanya tahu bahwa ada kekurangan dari salah satu indera putranya. Anak ini sejak dini telah diberikan fasilitas untuk mendengarkan Murottal Alquran sehingga pada usia 8 tahun telah hafal 30 juz Al-Qur’an.

 

“Di balik kekurangan yang dimilikinya, bisa memberikan motivasi bagi kita sudah berapa surat Al-Qur’an yang telah kita hafal,” terang Ning Ita.

 

Lebih lanjut dikatakannya, pada kesempatan hari Anak Nasional Tahun 2022 ini. Pemerintah Kota Mojokerto ingin sedikit menyampaikan tentang berbagai capaian yang telah diperoleh Pemerintah Kota Mojokerto.

 

“Kemarin malam pukul 21.15 WIB melalui Zoom meeting telah diumumkan Kota Mojokerto sebagai peraih Kota layak anak tingkat Madya Tahun 2022. Ini sebuah bentuk komitmen yang telah kita laksanakan bersama-sama. Tidak hanya Pemerintah Kota Mojokerto namun seluruh jajaran stakeholder dan elemen masyarakat terlibat di dalamnya. Bagaimana pemenuhan hak-hak anak dan perlindungan terhadap anak telah kita ikhtiarkan bersama-sama untuk mendukung program Nasional Indonesia emas di tahun 2045,” tutur Ning Ita.

 

Lebih jauh dikatakannya, Kota Mojokerto merupakan Kota pertama di Jawa Timur yang angka stuntingnya terendah di angka 1 digit yaitu 6,9% dan terendah kedua secara nasional. Hal ini adalah ikhtiar menyiapkan anak-anak berkualitas kedepannya karena berkualitas itu harus dimulai dari kesehatan.

 

“Kalau sudah stunting maka dipastikan akan ada gangguan di dalam tumbuh kembangnya. Tidak boleh stunting itu kuncinya agar kedepan menjadi generasi yang sehat dan berkualitas. Kota Mojokerto tidak hanya menjadi kota layak anak tapi juga menyediakan berbagai sarana prasarana di setiap area publik yang memiliki ruang bermain yang ramah, maka dari itu di tahun 2022 ini kita sudah ikhtiarkan berproses di taman-taman publik akan kita sediakan tempat bermain yang ramah anak termasuk salah satunya adalah harus bebas dari rokok,” harap Ning Ita.

 

Ning Ita menceritakan, nanti akan disediakan area bermain yang ramah anak Insha Allah di tahun 2023. Di tahun 2023 akan ada tambahan 4 taman publik yang akan kita sediakan ruang bermain ramah anak yang mendukung Kota Mojokerto agar menjadi kota yang benar-benar nyaman dalam mendukung anak-anak sebagai sumber daya manusia ke depan yang berkualitas.

 

“Terima kasih kepada para orang tua yang telah dititipi Allah anak-anak yang hebat. Anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus. Kalian semua adalah orangtua yang hebat dan luar biasa karena tidak semua orang tua dititipi Allah anak berkebutuhan khusus,” tutup Ning Ita. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *