Mojokerto, – Upaya pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus gencar dilakukan dalam upaya menekan angka penularan pada hewan ternak diwilayah Kabupaten Mojokerto. Tidak terkecuali Kodim 0815/Mojokerto melalui Koramil jajaran bersama UPT Dinas Pertanian ditingkat kabupaten maupun kecamatan. – Seperti kali ini Babinsa Koramil 0815/06 Kemlagi bersama Paramedis Distan melakukan vaksinasi Aftoper dosis 1 dan pemberian vitamin B-Bolu di tiga desa diwilayah Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Senin (04/07/2022).
Babinsa Pandankrajan Serda Rasiman saat dilokasi kegiatan menjelaskan, upaya pencegahan dan pengendalian penularan PMK terus dilakukan oleh pihak Koramil bekerjasama dengan UPT Dinas Pertanian Kecamatan dan Forkopimcam setempat. “Kami terus mengawal dan melakukan pendampingan kepada petugas dari Distan serta memantau perkembangan penyebaran PMK diwilayah”, jelasnya.
Kali ini, lanjutnya, sasaran kita tiga desa yakni Desa Mojowatesrejo, Desa Mojorejo dan Desa Pandankrajan dengan rangkaian kegiatan antara lain pemberian vaksinasi Aftoper dosis satu untuk ternak sapi, pemberian Vitamin B-Bolu, pemberian sertivikat atau tanda bahwa ternak sapi sudah divaksin Aftoper Dosis 1 sekaligus mengedukasi pemilik ternak untuk selalu menjaga kebersihan kandang. – – “Kegiatan ini dilakukan petugas dari Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto drh. Nursela Alvianti dengan dibantu Koordinator PPL Kecamatan Kemlagi Puji Hartati, SP., beserta 9 anggota serta dihadiri perangkat desa masing–masing”, terangnya.
Masih lanjut Serda Rasiman, dari ke tiga desa, data ternak sapi yang sudah divaksin dosis 1 Aptoper tersebar di Desa Mojowatesrejo 41 ekor, Desa Mojorejo 71 ekor dan Desa Pandankrajan 41 ekor, jumlah keseluruhan 153 ekor untuk hari ini. Kami juga tak pernah bosan menghimbau para peternak agar selalu menjaga kebersihan kandang dan kesehatan hewan serta mengantisipasi datangnya hewan ternak seperti sapi, kambing dan kerbau dari wilayah lain”, tutupnya.
Sementara, Perwira Seksi Teritorial Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Herman Hidayat, saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa masalah pengendalian wabah PMK ini sudah menjadi atensi sekaligus instruksi pimpinan. Para Babinsa ditugaskan untuk melakukan segala upaya terkait wabah PMK, yang dalam pelaksanaannya bekerjasama dengan Bhabinkamtibmas, perangkat desa dan PPL”, ujarnya.
“Untuk memberikan pemahaman tentang PMK ini, pihak Kodim 0815/Mojokerto juga menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto untuk memberikan sosialisasi seputar pengendalian wabah PMK kepada para Babinsa, dengan harapan para Babinsa lebih memahami tentang wabah PMK, gejala, penularan, penanganan dan pengendaliannya sehingga dengan bekal ini dapat mendukung para Babinsa saat melaksanakan tugas dilapangan”, tambahnya.
Pantauan dilapangan hari ini, selain diwilayah Koramil Kemlagi, kegiatan serupa juga berlangsung disejumlah lokasi lainnya seperti di wilayah Koramil 0815/14 Dlanggu vaksinasi ternak menyasar di empat desa yakni Desa Sumbersono, Pohkecik, Sumber Karang dan Desa Punggul dengan hasil 224 ekor sapi berhasil divaksin. Kemudian di wilayah Koramil Gondang menyasar 2 desa yakni Desa Jatidukuh dan Desa Dilem dengan 72 ekor sapi berhasil divaksin, sementara diwilayah Koramil Gedeg menyasar empat desa yakni Desa Gedeg, Pagerluyung, Pagerjo dan Desa Sidoharjo dan 67 ekor sapi berhasil divaksin.
Berikutnya diwilayah Koramil 0815/07 Jetis menyasar Desa Canggu dan Desa Perning berhasil divaksin 64 ekor sapi, sementara itu diwilayah Koramil 0815/08 Dawarblandong menyasar Desa Simongagrok berhasil memvaksin 230 ekor sapi, demikian pula diwilayah Koramil Pungging menyasar wilayah Desa Mojorejo dan petugas gabungan berhasil memvaksin 70 ekor sapi. (Jay)
