Halsel,- Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Doro Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menyebut dirinya di bohongi oleh Plt Kepala Desa Doro terkait pembangunan rumah tempat pengajian Qur’an (RTPQ) yang telah dijanjikan tak kunjung dipenuhi hingga saat ini. Sabtu (25/06/22).
Menurut Bapak Rusli Umsofi selaku Ketua BPD Desa Doro (Halsel) Pada media majalahglobal.com membenarkan bahwa Plt Kepala Desa Doro Bapak Muhammad Nur Kaukua selaku pegawai Negeri Sipil (PNS) itu.
Telah menjanjikan untuk melaksanakan kegiatan Pengajian Qur’an sebelum lebaran Idhul Fitri 1443 H Tahun 2022 M serta menyediakan kebutuhan yang dibutuhkan nanti. Kata (Rusli).
Padahal, Plt Kades Desa Doro saat itu sudah menjanjika bahwa Pengajian Qur’an akan dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2022 tetapi sampai saat ini tidak di akumudir.
Apa lagi janji Plt Kades sudah saya sampaikan ke Masyarakat Doro sehingga semuanya sudah tau kegiatan pengajian Qur’an dilaksanakan selepas lebaran Idhul Fitri
Sambung Rusli, Bahkan segala kebutuhan dalam kegiatan pengajian Qur’an seperti papan tulis, spidol dan kebutuhan lainnya akan disediakan oleh Kades, Namun kenyataannya Kades sudah membohongi kami. Kesal (Rusli).
“Sementara kata Plt Desa Doro Bapak Muhammad Nur Kaukua di konfirmasi melalui Via WhatsAAP mengatakan tidak ada kesepakatan BPD dengan masyarakat tentang rmh Qur’an.
Itu program pak bupati dan saya dengan ketua BPD di tambah seorang guru bercerita tentang rumah Qur’an. Kata (Muhammad)
Kata dia, saya tanya apa yg di butuhkan karena gedungnya sudah ada, kemudian ketua BPD sampaikan papan melamin 2 lembar, spidol dengan papan 1/2 kubik sehingga saya bersedia menyiapkannya.
Papan melamin sekarang suda ada, sedangkan papan 1/2 kubik sementara dikerjakan warga atas Nama Asrul lagi sensor. Tuturnya,
Untuk insentif tenaga pengajar saya anggarkan untuk 2 org dan sekarang rumah Qur’an suda jalan sekitar 2 Minggu lalu. Semua itu tidak dianggarkan di dalam APBdes tetapi saya bijaki. Silahkan tanyakan ke beberapa orang teman Wartawan lain karena saya punya SK dibuatkan (Wartawan) Bapak Asbur.. Jelas (Muhammad). (Kandi)
