SIDOARJO – Akibat dampak Kasus Covid-19 para pedagang kaki lima dan warung mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah. Untuk memberikan dukungan bagi para pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro kecil dan menengah.
Pemerintah telah meluncurkan Program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung/ Nelayan ( BTPKLWN). Bantuan ini secara khusus menyasar Kabupaten dan kota yang terkena PPKM sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Tahun 2021.
Kota Sidoarjo sendiri saat pendataan masuk kategori masa PPKM pada Juli – Agustus 2021. Para penerima bantuan ini adalah pedagang kaki lima, dan warung yang belum mendapatkan bantuan, melalui skema bantuan pelaku usaha mikro kecil dan menengah.
Hari ini Jum’at (8/4/2022) Launching Penyaluran BTPKLWN – TNI Tahun 2022 Kodim 0816/ Sidoarjo dilaksanakan di Makoramil 0816/05 Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan yang dibuka secara langsung di tiap-tiap Koramil ini dihadiri oleh para muspika dan sebanyak 1366 pedagang kaki lima dan warung se- Kecamatan Tulangan mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp.600.000,- sebagai bantuan modal usaha.
Kapten Inf. Moh. Said selaku Danramil Tulangan menyampaikan bahwa bantuan bagi para PKL dan warung yang hari ini mulai diluncurkan selain sebagai kompensasi atas kerugian ekonomi akibat pembatasan, namun juga diharapkan kembali menggerakkan ekonomi masyarakat di tingkat bawah. Saya berharap bantuan ini dapat digunakan sebagaimana mestinya untuk modal usaha, dan tidak di belanjakan untuk barang- barang konsumtif,”tegasnya.
Nanang selaku Pedagang Roti dari Desa Gelang mengucapkan sangat berterima kasih sekali atas bantuan dari Pemerintah dan dari pihak TNI tentunya bantuan ini sangat membantu terutama bagi saya khususnya. Dan dengan bantuan ini bisa saya kembangkan sebagai usaha pedagang kaki lima. Dan semoga bantuan ini tetap berkelanjutan,”harapnya.(ldy/sgi/mg)
