SIDOARJO – Hari Jum’at,(18/3/2022) tepatnya di Aula UPTD ABK Jln. Pahlawan Gang 4 , Mutiara Rindang mengadakan kegiatan Pelatihan dan Penyusunan Rencana Strategis Keberlanjutan Perpustakaan Ramah Anak yang di hadiri oleh 20 peserta dari SDN di Kabupaten Sidoarjo.
Kegiatan itu disambut dengan penuh suka cita. Semua peserta dari Kepala Sekolah dan Bendahara SDN Se Kabupaten Sidoarjo sangat antusias sekali dalam pelatihan rencana strategis keberlanjutan perpustakaan ramah anak bersama dengan mutiara rindang.
Sebelum kegiatan di mulai Mbak Ola sapaan akrab nya merefresh para peserta untuk mengikuti permainan dalam lingkaran atau biasa kita sebut circle time.
Para peserta memperkenalkan diri dari masing masing sekolah dengan ekspresi yang berbeda-beda.
Dalam pelatihan itu ada beberapa nara sumber yaitu Dr. Netti Lastiningsih, M.Pd nara sumber dari Kabid Mutu Pendidikan Dinas Dikbud Sidoarjo dan Kuswanto Nara sumber LSM Koordinator Mutiara Rindang dan juga rekan-rekan dari Mutiara Rindang itu sendiri.
Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Dr. Tirto Adi, M.Pd sangat fokus dan konsen sekali bagaimana mengembangkan literasi yang ada di kabupaten Sidoarjo.
Dan Dinas Pendidikan akan selalu mengawal kegiatan-kegiatan literasi yang ada di kabupaten Sidoarjo.
Dr. Netti Lastiningsih, M.Pd. selaku
Kabid Mutu Pendidikan Dinas Dikbud Sidoarjo menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan untuk menggugah sekolah- sekolah tentang kegiatan literasi dalam rangka mengawal perbub Kabupaten Sidoarjo terkait dengan gerakan budaya literasi,”terangnya.
” Dr. Netti Lastiningsih, M.Pd.
Kabid Mutu Pendidikan Dinas Dikbud Sidoarjo mengimbuhkan ini adalah langkah awal untuk memotivasi sekolah- sekolah bahwa literasi ini penting dan salah satunya melalui perpustakaan sekolah”.
“Karena perpustakaan sekolah itu merupakan pusat ilmu, sumber ilmu, sumber belajar yang utama yang ada di, sekolah,”terangnya.
Kuswanto selaku LSM Koordinator Mutiara Rindang memaparkan bahwa kegiatan ini adalah kelanjutan pembukaan 10 perpustakaan di mitra kami Mutiara Rindang.
” Mengapa hari ini kita mengadakan pelatihan sehari dalam membuat rencana/ membuat strategi ??? “karena tidak ingin perpustakaan itu tenggelam. Dan kami berupaya untuk membahas dan membuat bagaimana kelanjutan perpustakaan ini tetap berkelanjutan,”paparnya.
Kuswanto selaku LSM Koordinator Mutiara Rindang berharap
dengan adanya media, itu menyebar luaskan tentang keberadaan perpustakaan Ramah Anak,” terangnya
Yang di dukung oleh room to read lembaga internasional. Syarat , sekolah harus memiliki ruang perpustakaan, atau gedung perpustakaan. Diharapkan dan di khususkan untuk perpustakaan. Menjadi berfungsi sebagai perpustakaan,”terangnya
Dr. Tirto Adi, M.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo menyampaikan pada bulan September nanti kita siap untuk mengadakan “Kegiatan Festival Literasi Sidoarjo” untuk memecahkan rekor Muri, dan nanti kita akan melibatkan 15ribu penulis, baik dari unsur siswa, guru, dan kepala sekolah,”terangnya.
Salam Literasi.
Salam Anak-anak Bangsa Indonesia Gemar Membaca. Dan Salam Ramah Anak Mutiara Rindang. (Ldya/mg)
