Bupati Kutai Barat Resmikan Penambahan Jam Operasional PLN di Kecamatan Siluq

Bupati Kutai Barat Resmikan Penambahan Jam Operasional PLN di Kecamatan Siluq
Bupati Kutai Barat Resmikan Penambahan Jam Operasional PLN di Kecamatan Siluq

Majalahglobal.com, Kutai Barat – Seperti diketahui sebelumnya masyarakat Kecamatan Siluq Ngurai selama ini hanya bisa menikmati Listrik PLN 12 jam,Kini bisa di nikmati 24 jam.hal ini sejalan dengan rencana pembangunan pemerintah kabupaten kutai barat untuk terus memprioritas pembangunan jaringan listrik ke daerah yang belum teraliri Listrik PLN.

Peresmian penambahan jam operasional PLN dari 12 jam menjadi 24 jam bertempat di halaman Kantor Kecamatan Siluq Ngurai yang diresmikan langsung Bupati Kutai Barat FX.Yapan pada Rabu,16/03/2022

 

Camat Kecamatan Siluq Ngurai Bartolomeus Jukuw menyampaikan rasa syukur atas operasional PLN yang sudah 24 jam dari semula 12 jam saja.

 

“Terima kasih kepada Bupati atas perhatian terhadap pembangunan dal wilayah kecamatan Siluq Ngurai,” ungkap Bartolomeus

 

Sebelum berdiri menjadi kecamatan Siluq Ngurai awalnya adalah wilayah kecamatan Muara Pahu. Sebelumnya Kecamatan Siluq Ngurai di aliri Listrik selama 6 jam sehari hingga Bulan November 2019 di tingkat jam operasional menjadi 12 jam dan pada bulan Januari tahun 2022 menjadi 24 jam.

 

Siluq Ngurai terdiri atas 16 kampung saat ini masih ada 9 kampung yang belum teraliri listrik,semoga kedepan menjadi prioritas.

Harapannya dengan listrik menyala 24 jam bisa berdampak positif salah satunya di dunia pendidikan,pelayanan administrasi di Polsek,pelayanan kesehatan serta pelayanan publik.

 

“Ini adalah bukti nyata kerja keras ,pengorbanan dan sinergi semua pihak,” tutupnya

 

Sementara itu Manager Unit Pelaksana proyek Ketenagalistrikan PLN Kaltim,Rahmatan mengatakan Rasio Desa berlistrik di kubar sudah 100 persen terdiri dari PLN dan Non PLN.

PLN di Kutai Barat masuk di 124 Desa atau 63,9 persen dan masih ada 70 Desa atau 36,1 persen yang belum masuk jaringan PLN.

 

“Penambahan jam operasi dari 12 jam ke 24 jam bertujuan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,mendorong pertumbuhan Ekonomi masyarakat,” terang Rahmatan.

 

Untuk tahun 2022 Road map PLN akan menyalakan listrik di 7 kampung yaitu Loa Deras, Bakung,Karangan,Gemuruh,Gunung Rampah,Sakaq Lotoq dan Kampung Jengan.

 

Bupati Kutai Barat Fx.Yapan berharap Listrik 24 jam menyala ini semakin mendorong masyarakat semakin adil,mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas SDM.

 

Bupati menyampaikan pembangunan instalasi PLN mengikuti pola pembangunan infrastruktur jalan,dengan metode rigid beton agar tahan lama karena struktur tanah di kutai barat yang labil bertahap dan terus berproses. Listrik 24 jam menyala sangat membantu masyarakat,Bupati mengajak masyarakat manfaatkan fasilitas yang ada dan agar sama- sama merawat Fasilitas PLN.

 

“Menghadapi IKN,ayo perkuat ketahanan pangan,bercocok tanam,bertani,berkebun untuk penuhi kebutuhan rumah tangga sendiri terlebih dahulu,bangkit bangkit,bangkit,Kita Bisa,” tutup FX.Yapan.

 

Ketua Panitia,Beni Nuntun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Kutai Barat,serta PLN Persero atas kerja keras dan perhatiannya kepada masyarakat Siluq Ngurai.

 

“ Peresmian ini adalah wujud Syukur listrik menyala di 7 kampung dalam wilayah kecamatan Siluq Ngurai dari 12 jam menjadi 24 jam,” ungkap Sekretaris Kecamatan Siluq Ngurai ini. (Kornelius)

Exit mobile version