SIDOARJO – Menurut Bapak Pendidikan Nasional Indonesia, 1889- 1959 Ki Hajar Dewantara menjelaskan bahwa Pendidikan berarti daya upaya untuk memajukan Budi pekerti ( karakter, kekuatan bathin ), pikiran ( intelect ) dan jasmani anak- anak selaras dengan alam dan masyarakatnya.

Dan dimana disitu ada pendidikan pastinya ada juga pengajar atau guru tentunya.
Guru adalah Pahlawan Tanda Jasa. Dimana beliau mengajar mentransfer ilmunya untuk semua anak didiknya, dan berharap itu semua adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, ( tertuang dalam UUD 1945 alinea empat ).
Ini masih belum menyeluruh. Ini yang perlu kita kaji.
Dan butuhnya pemerhati Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Propinsi.

Taman Kanak-kanak Dharma Wanita Persatuan merupakan salah satu naungan Pemerintah Desa. Dan berharap adanya perhatian serta solusi yang di berikan dari Pemerintah Desa terhadap TK yang di kepalainya.
Ibu Jatun Nurwidayati, S.Pd.PAUD Kepala Sekolah TK Dharma Wanita Persatuan Wonoayu I, mengalami hal yang sama dengan TK Dharma Wanita Persatuan Wonoayu II.
Saat di wawancarai media majalah global, banyak sekali keluh kesah yang di sampaikan” Rabu, 9/2/2022
Dimana beliau berharap sekali adanya perhatian dari Pemerintah Desa khususnya.
TK Dharma Wanita Persatuan Wonoayu I Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo menyampaikan kepada media majalah global, bahwa wilayahnya masuk di dalam Kecamatan Wonoayu yang berjumlahkan 3 tenaga pendidik ( 1 Kepala Sekolah dan 2 Guru Pengajar ).
Meminta Kesejahteraan dari Pemerintah, karena TK saya ini tidak ada perhatian sama sekali sama Kepala Desanya” paparnya

Tidak ada tunjangan apapun. Jadi TK kami di hidupin sendiri dari SPP nya anak- anak yang jumlahnya hanya 18 murid dikalikan 50.000 untuk setiap bulannya.
Itupun ada yang 1 tahun masuk sekolah sama sekali tidak membayar” tuturnya.
Kepala Sekolah TK Dharma Wanita Persatuan Wonoayu I Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo berharap untuk kesejahteraan nya dari Pemerintah Desa diberikan tunjangan perbulan sebesar 100.000.
Dan kedepannya supaya sekolahnya di kasih galvalum supaya tidak panas ketika proses belajar mengajar” pungkasnya. ( Ldya/mg)










