SIDOARJO – Desa Kemantren Kecamatan Tulangan – Sidoarjo jadi tuan rumah dari mahasiswa – mahasiswi Universitas Adi Buana PGRI surabaya dalam giat tugas KKN – Tematik Reguler,mahasiswa – mahasiswi Adi Buana tersebut guna persiapan semester akhir tahun 2022,dalam kegiatan KKN itu dengan demikian,para mahasiswa nantinya bisa belajar untuk menghadapi pengalaman tersendiri sebagai bekal dalam penyusunan skripsi,desa kemantren – tulangan masyarakatnya banyak mengembangkan inovasi – inovasi,ada yang salah satunya dusun keputran desa kemantren warganya disitu mempunyai kelompok usaha kecil menengah yaitu kurang lebih ada 50 orang mengembangkan usaha membuat roti guling,alhasil dari masyarakat tersebut bisa menjadikan dusunnya yang mandiri,sehingga dalam kesehariannya bisa menghasilkan pendapatan ekonomi untuk keluarga.
Ternyata ini semua menjadi daya tarik dari mahasiswa dan mahasiswi itu untuk memberikan dorongan dan suport ke masyarakat di dusun untuk dibantu,mahasiswa yang 1 falkutas ini yang berjumlah peserta 38 mahasiswa- mahasiswi ada 5 bagian jenis kegiatan KKN itu membantu kegiatan pelayanan publik di kantor desa,ada yang di pendidikan antaranya membantu disekolahan SDN 1 dan SDN 2 disamping itu juga ada yang mengembangkan dalam giat di pelatihan bersama ibu – ibu PKK dan lagi yang di kembangkan termasuk dibidang seni lukis bersama anak – anak TK,ada pula yang mengembangkan di usaha UMKM yaitu usaha ROTI GULING tentu ini yang akan diangkat sebagai desa unggulan menjadi sebuah nama” KAMPUNG ROTI” dalam giat KKN ini,mahasiswa Adi Buana PGRI surabaya dalam pengembangan untuk pembelajaran di lapangan lebih lanjut.
“Giat KKN ini dilakukan selama 30 hari banyak yang dipetik dari hasil pengalaman mahasiswa -mahasiswi tersebut selama itu,Kepala Desa Kemantren menambahkan dalam sambutannya diacara perpisahan dan sekaligus penutupan giat KKN itu,sangat sangatlah terima kasih banyak untuk adik- adik mahasiswa dari Adi Buana bisa memberikan tenaga dan pikiran serta sumbangsihnya didesa kemantren ini”terang H.Kuswandi,SH.MM,juga masih aktif jadi dosen disalah satu perguruan tinggi.
Dalam acara perpisahan dalam giat KKN itu dilanjutkan penyerahan piagam penghargaan yang diberikan oleh dosen Adi Buana surabaya ibu Ameliya langsung diserahkan ke kepala desa kemantren H.Kuswandi sebagai tanda terima kasih yang setinggi – tingginya telah memberikan tempat serta kerjasamanya dalam membimbing para mahasiswanya.
Akhir kegiatan itu juga ditandai dengan pemotongan tumpeng selama KKN diberikan kelancaran dan kemudahan serta keselamatan semasa kegiatan mahasiswa dan mahasiswi selama 1 bulan penuh.setelah acara diakhiri dengan doa,langsung ramah – tamah dilanjut dengan foto bersama yang penuh kelegaan dan damai.( sgi/mg )
