Mojokerto – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100% di TK Kebondalem Kecamatan Mojosari, SDN Kebondalem Kecamatan Mojosari, MI Negeri 2 Seduri Kecamatan Mojosari dan SMPN 2 Mojosari Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto, Senin (10/1/2022).
Saat diwawancarai media ini, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengatakan bahwa semua lembaga pendidikan di Kabupaten Mojokerto sudah siap melakukan PTM 100%. Sarana dan prasarana prokes juga sudah terbiasa mereka lakukan.
“Jadi di hari pertama PTM 100% ini, saya meninjau secara langsung di lembaga-lembaga sekolah. Selain penegakan protokol kesehatan, yang perlu kita perhatikan adalah anak-anak harus sudah sarapan. Mengingat jam istirahat dan kantin memang tidak ada, meskipun jam pelajaran TK hingga SMP antara 2,5 jam sampai 4 jam. Jadi sekolah-sekolah ini sudah mengatur jam masuk dan jam pulang tiap kelas agar mereka bisa mengatur tingkat kerumunan sesuai dengan keputusan 4 Menteri,” ungkap Bupati Mojokerto di SMPN 2 Mojosari.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 2 Mojosari Eka Wahyu Hidayati, M.Pd saat diwawancarai media menyampaikan alhamdulilah tadi kunjungan Bupati Mojokerto telah berjalan lancar. Bupati Ikfina tadi melihat pelaksanaan tatap muka 100% yang memang mulai hari ini baru kami lakukan. Sebelumnya kami hanya melakukan pembelajaran tatap muka 50%.
“Namun untuk jam pelajaran tetap kita tata ya, dalam artian untuk kelas 7 masuk jam 7 pagi, untuk kelas 8 masuk jam 7.40 pagi dan untuk kelas 9 masuk jam 8.20 pagi sehingga nanti pulangnya juga berjenjang. Masing-masing kelas mendapatkan 4 jam pelajaran,” ujar Kepala Sekolah SMPN 2 Mojosari.
Lebih lanjut dikatakannya, memang kendala pembelajaran tatap muka 100% adalah masih adanya anak-anak yang belum sarapan sedangkan kantin tidak diperbolehkan buka,” ungkap Kepala Sekolah SMPN 2 Mojosari.
“Hal ini yang perlu kita perhatikan. Kami memberikan solusi bagi anak-anak yang mau pesan makanan di sekolah, kami bakal menyediakannya di ruang guru dan akan diambil oleh Ketua Kelas masing-masing. Dengan begitu tidak ada lagi yang merasa kelaparan dan anak-anak bisa fokus untuk belajar selama 6 jam pelajaran dengan durasi masing-masing setiap jam pelajaran adalah 40 menit,” tutup Kepala Sekolah SMPN 2 Mojosari. (jay)
