mahkota555

BRI Mojokerto Gelar Pelatihan Bisnis Integrasi Sapi Perah dan Inovasi Produk Strawberry

BRI Mojokerto Saat Gelar Pelatihan Inovasi Produk Strawberry

Mojokerto – Manager Pemasaran Mikro BRI Mojokerto Nurhayati mengadakan pelatihan bisnis integrasi sapi perah dan produk berbasis susu untuk klaster susu sapi perah Dusun Soso Desa Cepokolimo dan pelatihan digital marketing dan inovasi produk strawberry untuk klaster strawberry Desa Padusan, Selasa (14/12/2021) di Wisata Petik Strawberry Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto.

BRI Mojokerto Saat Gelar Pelatihan Bisnis Integrasi Sapi Perah
BRI Mojokerto Saat Gelar Pelatihan Bisnis Integrasi Sapi Perah

Dalam kesempatan ini, Manager Pemasaran Mikro BRI Mojokerto Nurhayati mendatangkan Wahyu Prihatono dan Drh. Deddy F. Kurniawan sebagai Narasumber. Wahyu Prihatono merupakan seseorang Mentor Bisnis sekaligus Founder dari berbagai produk terkenal yang telah melalang buana. Wahyu Prihatono pernah menjadi Founder Café Jingga Surabaya, Account Exectutive Bakrie Telcom (Esia) Surabaya, Project Manager Planet Desain Jakarta dan kini menjadi Founder Pondok Kreazie Surabaya dan Chief Marketing Officer jasanata.com.

Manager Pemasaran Mikro BRI Mojokerto Nurhayati mengatakan bahwa Mikro BRI mempunyai wajah baru dan baju baru untuk mempercepat penguasaan ekosistem. Dimana desa menjadi salah satu ekosistem.

“BRI unit menjadi fokus pengembangan dan pengelolaan tentunya sejalan dengan program Pemerintah seperti percepatan pemulihan ekonomi desa. BRI akan terus mendorong pemberdayaan klaster usaha desa dengan berbagai aktivitas yang tentunya bertujuan meningkatkan pengetahuan maupun kapasitas usaha anggota klaster dengan literasi dasar. Kami membantu anggota kluster paham dengan pengelolaan keuangan dan pengenalan produk dan jasa perbankan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, selanjutnya literasi bisnis kami berupaya membantu pengembangan skill manajerial dan kapasitas usaha mikro untuk mengembangkan bisnis.

“Dengan adanya literasi digital, kami berharap masyarakat faham dengan aksesbilitas usaha mikro terhadap platform digital untuk pengembangan pemasaran produk secara online sehingga dapat memperluas wilayah pemasaran dan mendorong usaha mikro,” harapnya. (jay/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *