Bupati Mojokerto Kampanyekan Satu Hari Satu Telur

Bupati Mojokerto Kampanyekan Satu Hari Satu Telur
Bupati Mojokerto Kampanyekan Satu Hari Satu Telur

Mojokerto – Bunda PAUD Kabupaten Mojokerto Bupati Ikfina Fahmawati, mendorong konsumsi telur di Kabupaten Mojokerto dengan target ideal 365 butir per tahun, atau sama dengan satu hari satu butir telur. Bahan pangan yang dihasilkan unggas tersebut, merupakan sumber gizi esensial yang diperlukan untuk tumbuh kembang anak, dan baik untuk dijadikan sumber pangan alternatif menambah imun tubuh.

Seruan ini disampaikan Bupati Ikfina dalam acara Gerakan Makan Telur bagi Putra Putri Indonesia (Gemarampai), yang diinisiasi Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Selasa (12/10/2021) di Kampus III PGRI Universitas Adibuana Desa Kalikatir Kecamatan Gondang.

“Konsumsi telur ayam di Indonesia masih kurang. Idelanya, kita harus mengonsumsi rata-rata 365 butir setahun atau sama dengan satu hari satu butir telur. Ini penting untuk memenuhi gizi dan menjadi sumber imun, apalagi dalam pandemi Covid-19. Konsumsi telur sangat baik untuk anak-anak maupun dewasa (disarankan masak tanpa minyak). Namun faktanya, konsumsi telur di Indonesia per orang rata-rata masih 100 butir per tahun. Kita harus tingkatkan itu,” ajak bupati.

Baca Juga :  Bupati Mojokerto Bersama Forkompinda Tinjau Pos Pamyan, Pantau Arus Mudik Jelang Lebaran Idul Fitri 2024

Agus Hardjito Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, pada laporan menjelaskan bahwa manfaat konsumsi telur diperlukan untuk berperan menekan stunting (kekurangan gizi kronis penyebab pertumbuhan lambat). Selain telur, dinas pertanian juga memiliki program pengembangan padi jenis Inpari IR Nutri Zinc yang memiliki kandungan zinc tinggi. Senyawa ini dibutuhkan tubuh untuk membantu penanggulangan stunting.

“Kegiatan Gemarampai sudah rutin dilakukan. Tujuannya untuk penguatan SDM melalui edukasi pentingnya membiasakan konsumsi makanan bergizi. Dengan konsumsi produk hasil peternakan khususnya telur, turut membantu menyejahterakan para peternak unggas. Kegiatan Gemarampai juga diharapkan mendukung penanggulangan stunting. Karena di tahun 2020, masih banyak kejadian stunting. Jadi ini harus ditekan. Selain telur yang bergizi tinggi, kami di dinas pertanian juga mengembangkan varietas padi tinggi kandungan zinc untuk menanggulangi stunting,” terang Agus.

Baca Juga :  Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2024 Awali Rangkaian HUT Ke-731 Kabupaten Mojokerto

Kegiatan Gemarampai ditutup dengan aksi makan telur ayam bersama, dengan dipandu langsung Bupati Ikfina Fahmawati. (Jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *